Bank Dunia Siap Beri Utang Lagi untuk Bantu Negara Pulih dari Pandemi  

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Grup Bank Dunia, David Malpass. Foto: Reuters/Jim Young

Presiden Grup Bank Dunia, David Malpass. Foto: Reuters/Jim Young

LAMPUNGCORNER.COM, Bank Dunia (World Bank) menyatakan siap menggelontorkan pembiayaan atau utang lagi bagi negara-negara yang masih membutuhkan pinjaman untuk pulih dari pandemi COVID-19. President of World Bank Group David Malpass menegaskan, pihaknya akan turut memperkuat sistem kesehatan global dan meningkatkan kesiapan dunia melalui penyaluran pembiayaan.

“Kami telah secara aktif terlibat dalam G20 Finance and Task Force. Kami bersiap untuk bergabung demi memenuhi kebutuhan pembiayaan,” ujar Malpass dalam The 1st FMCBG Meeting: High Level Seminar on Strengthening Global Health Architecture, Kamis (17/2).

Malpass mengatakan, sejak pandemi COVID-19 mewabah, Bank Dunia telah menyalurkan pinjaman kepada negara-negara berkembang mencapai lebih dari USD 157 miliar atau setara Rp 2.284 triliun. Dana tersebut digunakan untuk memerangi dampak kesehatan, ekonomi dan sosial dari merebaknya pandemi.

“Angka tersebut belum pernah terjadi sebelumnya. Itu adalah pinjaman tercepat dan terbesar dalam sejarah kami,” ujar Malpass. Menurutnya, dana yang dipinjamkan oleh Bank Dunia itu digunakan oleh negara-negara berkembang untuk pengadaan vaksin hingga proses vaksinasi itu sendiri.

Baca Juga :  Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

Sepanjang 2021, pinjaman disalurkan melalui sejumlah lembaga di bawah naungan grup Bank Dunia. Pertama, pinjaman sebesar USD 30,5 miliar disalurkan melalui Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD).

Selain itu, Bank Dunia juga menyediakan pinjaman sebesar USD 36 miliar melalui Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA). Lembaga ini memberikan pinjaman penanganan COVID-19 khusus bagi kategori negara miskin dengan pendapatan rendah.

Selain itu, Bank Dunia juga membentuk dua lembaga lainnya untuk penyaluran pinjaman COVID-19, yakni Korporasi Pembiayaan Internasional (IFC) dan Badan Penjaminan Investasi Multilateral (MIGA). IFC berfokus pada pemberian pinjaman pada sektor swasta, sedangkan MIGA memiliki tugas khusus mendorong masuknya investasi asing langsung ke negara-negara berkembang.

Baca Juga :  Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Pada sepanjang 2021, IFC menyediakan pinjaman sebesar USD 31,5 miliar. Sementara penyediaan pendanaan melalui MIGA mencapai USD 5,2 miliar. Ini termasuk dana USD miliar yang disalurkan melalui badan khusus cepat tanggap untuk mendukung investor dan sektor swasta di negara berkembang yang terdampak pandemi COVID-19.

Tidak hanya itu, Bank Dunia juga telah bekerja sama dengan tiga lembaga dunia lainnya yaitu, Dana Moneter Internasional (IMF), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan menyepakati penambahan dana pinjaman untuk vaksin sebesar USD 35 miliar. Angka ini melengkapi pembiayaan yang telah mereka sepakati sebelumnya untuk penanganan pandemi Covid-19 tahun 2021 sebesar USD 50 miliar kepada negara-negara berkembang.


Red

Berita Terkait

Indonesia–Rusia Perkuat Kemitraan Strategis, dari Investasi Pupuk hingga Perkapalan Mutakhir
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama
Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin
Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama
Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022
Momen Haru Ridwan Kamil Dipeluk Warga Bern yang Selamatkan Adik Eril dari Arus Sungai Aare
Pencarian Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare Terkendala Air Keruh, Ini Penjelasan Polisi Swiss
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:48 WIB

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Rabu, 2 September 2026 - 18:29 WIB

Prabowo Tiba di Rusia, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Utama

Rabu, 2 September 2026 - 08:53 WIB

Prabowo Bertolak ke Rusia, Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF Atas Undangan Putin

Minggu, 30 November 2025 - 18:42 WIB

Gubernur Mirza Bersama Sekdaprov Marindo Tinjau Langsung Pelayanan Jemaah Ijtima Ulama

Senin, 19 Desember 2022 - 08:46 WIB

Menang Adu Pinalti, Argentina Juarai Piala Dunia 2022

Berita Terbaru