LAMPUNGCORNER.COM, Penyanyi dangdut Inul Daratista menyampaikan harapan ke Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait jam operasional tempat karaoke.
Inul Daratista menyampaikannya lewat unggahan di Instagram. Dia membagikan pemberitaan mengenai penghapusan kewajiban tes antigen atau PCR untuk pelaku perjalanan domestik.
“Bapak Luhut yang saya hormati, kalau boleh saya sebagai rakyat jelata masih ada jeritan hati mewakili para pengusaha Karaoke Keluarga sehat INUL VIZTA dkk. berharap juga agar izin operasional dikembalikan lagi di jam semula. Kalau boleh tutupnya jam 12 malam,” tulis Inul.
Inul menyampaikan terima kasih karena tempat karaoke sudah boleh kembali beroperasi saat pandemi COVID-19. Meski begitu, menurut dia, omzet yang diperoleh tidak maksimal karena pembatasan jam operasional, yakni harus tutup pukul 21.00 WIB.
“Bapak Luhut yang saya hormati, saya dkk berharap peraturan wajib untuk tutup jam 21.00 mohon ditarik lagi pak, dikembalikan tutup jam 12 malam, karena keadaan omzet yang tidak max, sedangkan sewa tempat jalan terus,” tulis Inul.
“Bahkan sekarang tenant diberi pilihan yang tidak bisa menolak, sewa mal banyak kebijakan baru untuk pembayarannya dll. Karyawan yang sudah saya rekrut kembali tidak mungkin saya PHK lagi, kasihan priuk mereka dan keluarga. Saya tetap harus bayar gaji,” lanjutnya.
Inul Daratista Berharap Permintaannya soal Jam Operasional Tempat Karaoke Didengar Luhut
Menurut Inul, apabila jam operasional tempat karaoke diperpanjang, hal itu bisa memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
“Saya melihat tempat hiburan baru cukup kuat, ya, hiks. Mereka bisa tutup sampai malam, kami karaoke keluarga sangat patuh aturan dan disiplin, takut mau nekat. Bahkan kami sesama pengusaha karaoke, teman-teman saya yang lain pada gulung tikar kasihan,” tulis Inul.
Penyanyi berusia 43 tahun ini berharap permintaannya terkait jam operasional tempat karaoke bisa didengar oleh Luhut.
“Yang saya hormati Bapakku @luhut.pandjaitan. mohon peraturan tutup jam 21.00 dibalikin normal kayak dulu, ya, pak. Biar bisa berjuang dan bernapas tidak sesak lagi, untuk tetap buka dan karyawan pada kerja tanpa harus potong gaji,” tulis Inul.
Red















