Road Show Di Kecamatan Bakauheni, Bunda Winarni Tekankan Keseriusan TPPS Dalam Penanganan Stunting

- Jurnalis

Rabu, 27 Juli 2022 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Istimewa

Foto : Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, BAKAUHENI– Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto kembali memberikan pemaparan pada kegiatan Road Show Swasembada Gizi dan Penguatan Kapasitas TPPS Kecamatan dan Desa.

Kali ini, Duta Swasembada Gizi sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Selatan itu, memberikan pemaparan mengenai program Gerakan Swasembada Gizi di Kecamatan Bakauheni, Rabu (27/07/2022).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, menjadi lokasi ke-9 yang mendapat kunjungan dari TPPS Kabupaten Lampung Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Ketua DWP Yani Thamrin, Forkopimcam Bakauheni serta Kepala Desa se-Kecamatan Bakauheni.

Baca Juga :  Blusukan ke Pasar Natar, Bupati Egi Pastikan Harga Sembako Stabil

Pada kesempatan itu, Bunda Winarni menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi Kepada TPPS Kecamatan dan Desa yang terus bersinergi membantu percepatan penurunan Stunting.

Dirinya juga menekankan kepada TPPS untuk lebih serius dan terus menerapkan sistem kerjasama antar semua pihak terkait, dalam menuntaskan permasalahan stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

“Perlu keseriusan untuk memberantas Stunting di Lampung Selatan mulai dari masyarakat umum sampai ketingkat pemerintah kabupaten,” katanya.

Winarni mengatakan persentase angka stunting di Lampung Selatan saat ini 16 persen dan target ditahun 2023 bisa menurun menjadi 9 persen, untuk mengejar target di tahun 2024 Lampung Selatan bisa 0 persen stunting.

Baca Juga :  Blusukan ke Pasar Natar, Bupati Egi Cek Harga Sembako Jelang Lebaran, Pedagang: Masih Stabil

“Lampung Selatan sekarang berada di 16 persen targatnya tahun 2023 9 persen dan di 2024 kita bisa bebas Stunting,” kata Winarni.

Sementara, Camat Bakauheni Pirma Romayansyah melaporkan, terdapat 19 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan 10 KPM yang terbagi di 5 Desa yang ada di Kecamatan Bakauheni.

“Dana Desa yang anggarkan untuk penenanganan Stunting di Desa Totoharjo berjumlah Rp.98.171.500,” ungkapnya.

Untuk diketahuo, pada kegiatan tersebut diserahkan juga bantuan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang ada di Kecamatan Bakauheni, yang diserahkan secara simbolis oleh Winarni didampingi oleh pejabat yang hadir.(*)

Berita Terkait

Lamsel Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Bupati Egi Dinobatkan Pembina Terbaik
Bella Jayanti Siapkan Peluang Kerja untuk Aji, Korban Pekerja Ilegal Asal Kalianda
ASN Lamsel Mulai WFH Tiap Jumat, Pemkab Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal
Pesan Mendalam Menteri Agus Saat Lantik Dirjen Imigrasi: Jabatan Adalah Warisan Kebaikan
ESI Lampung Selatan Perkuat Soliditas Lewat Bukber, Siap Melaju Lebih Fokus di 2026
Blusukan ke Pasar Natar, Bupati Egi Pastikan Harga Sembako Stabil
Blusukan ke Pasar Natar, Bupati Egi Cek Harga Sembako Jelang Lebaran, Pedagang: Masih Stabil
Bupati Egi Terapkan Standar Kebersihan Baru, Mulai 2026 Warga Lampung Selatan Wajib Pilah Sampah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:17 WIB

Lamsel Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Bupati Egi Dinobatkan Pembina Terbaik

Senin, 13 April 2026 - 17:09 WIB

Bella Jayanti Siapkan Peluang Kerja untuk Aji, Korban Pekerja Ilegal Asal Kalianda

Kamis, 9 April 2026 - 19:57 WIB

ASN Lamsel Mulai WFH Tiap Jumat, Pemkab Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal

Rabu, 1 April 2026 - 20:39 WIB

Pesan Mendalam Menteri Agus Saat Lantik Dirjen Imigrasi: Jabatan Adalah Warisan Kebaikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:37 WIB

ESI Lampung Selatan Perkuat Soliditas Lewat Bukber, Siap Melaju Lebih Fokus di 2026

Berita Terbaru