Merasa Diancam, Kasubag PBJ Polisikan Sekretaris Dinas PU Lampura

- Jurnalis

Rabu, 28 April 2021 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat laporan dugaan pengancaman ke Polres Lampung Utara. FOTO: ISTIMEWA

Surat laporan dugaan pengancaman ke Polres Lampung Utara. FOTO: ISTIMEWA

Lampung Utara – Kepala Sub Bagian (Kasubag) Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Lampung Utara, Agusri Junaidi, melaporkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum setempat Alpian Yusuf ke polisi, Senin (26/4/2021).

Laporan dugaan pengancaman ini bernomor: STPL/398/B-1/2021/POLDA LAMPUNG/SPKT RES LU yang ditandatangani Kanit I SPKT Aipda Hendra Dinata M, seperti dilansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Menurut Agusri, kejadian bermula pada Senin (26/4/2021) sekitar pukul 14.30 WIB di ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Dinas Pekerjaan Umum Lampung Utara (BPBJ PU Lampura).

Alpian datang dengan senjata tajam yang terselip di pinggang dan menghampirinya. Alpian menuduh Agusri mengeluarkan seorang tenaga honorer di BPBJ.

“Memang ada tenaga honorer di bagian tempat kami yang sudah empat bulan tidak masuk kerja bernama Makhdan. Saya sempat menegur yang bersangkutan,” papar Agusri melalui penasehat hukum (PH) Gunawan Pharrikesit, Selasa (27/4/2021).

Agusri kemudian menyampaikan kepada Makhdan untuk sebaiknya mengundurkan diri.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Adu Disiplin dan Kekompakan di Lomba PBB HUT RI ke-81 Lampura

”Lalu, yang bersangkutan (Makhdan, Red) merespons dengan membuat surat pengunduran dirinya,” ungkap Agusri.

Agusri karenanya merasa heran kenapa justru Alpian yang kemudian marah dan mendatanginya dengan bahasa yang menurutnya ’menekan’ dan tidak sopan.

“Alpian sebelumnya menghubungi handphone rekan saya, Pak Ruslan, dan meminta untuk bicara dengan saya. Dengan bahasa kasar memaki, dia juga mengancam akan mendatangi saya,” papar Agusri.

Gunawan dari kantor advokat Gunawan Pharrikset dan Partner’s, menjelaskan terlapor telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap kliennya.

“Terlapor datang dengan membawa senjata tajam (sajam) dan mengeluarkannya dengan maksud membunuh dan atau melukai pelapor,” papar Gunawan.

Hal ini, lanjut Gunawan diperkuat dengan keterangan beberapa orang saksi yang berada di sekitar kejadian perkara. Beruntung saat itu banyak orang dan keributan berhasil dilerai.

“Karenanya saya harapkan pihak kepolisian bertindak tegas dengan segera mengamankan terlapor. Aparat kepolisian tidak boleh diskriminatif dalam melaksanakan tugasnya sebagai penegak hukum,” terang Gunawan.

Baca Juga :  Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon

Dia meminta terlapor segera ditangkap dengan jeratan Pasal 335 KUHP dan Undang-undang (UU) darurat.

Gunawan yang juga aktivis ini menegaskan kepemilikan senjata tajam tanpa izin diatur dalam UU Darurat Nomor 12 tahun 1951.

Pengaturan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah atau mengurangi penggunaan senjata tajam dalam suatu kejahatan.

“Undang-Undang Darurat ini juga mengatur senjata api dan bahan peledak. Karenanya jangan main-main dan sembarangan membawa senjata tajam, terlebih dibawa dan akan dipergunakan melukai orang lain,” ingat dia.

Gunawan menyatakan tidak segan-segan membawa kasus ini ke Polda Lampung sampai Mabes Polri  bila pihak Polres Lampura terkesan memperlambat apalagi membiarkan kasus ini.

Sayang, Kapolres Lampura AKBP Bambang Yudho Martono hingga berita diturunkan tidak bisa dihubungi. Demikian juga dengan terlapor Alpian Yusuf. (*)

 

Redaksi

Berita Terkait

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon
Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal
Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031
Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda
HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan
FPP UMKO Kenalkan Tepung Mocaf, Dorong Masyarakat Kalibening Raya Manfaatkan Pangan Lokal
Ratusan Pelajar Adu Disiplin dan Kekompakan di Lomba PBB HUT RI ke-81 Lampura
Patok Tapal Batas Dipasang, Polemik Wilayah Dua Desa di Lampura Diharapkan Tuntas
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Target Berubah Lagi, DPRD Lampura Bakal Panggil Pengembang Pasar Dekon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Musyda Fokal IMM Lampura, Suwardi Kembali Terpilih Jadi Ketua Periode 2026-2031

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Orgen Tunggal hingga Malam Disorot, PC IMM Lampura Desak Polisi Bertindak dan Minta Bupati Bentuk Perda

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:16 WIB

HUT ke-81 RI, Hamartoni Ajak Warga Lampura Perkuat Persatuan dan Dorong Kesejahteraan

Berita Terbaru

Pertemuan PWI dengan Dewan Pers di Jakarta, Rabu (2/9/2026). Foto: Istimewa

NASIONAL

HPN 2027 di Lampung: Sejarah Dijaga, Kolaborasi Dibuka

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:22 WIB

BANDAR LAMPUNG

Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 2 Sep 2026 - 17:08 WIB