LAMPUNGCORNER.COM, Lampung selatan — Masa tua yang dialami Masni (65) dan istrinya Nur Hasanah (62) warga Dusun IV Sabah Bucu Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sungguh memprihatinkan.
Pasangan yang tidak dikarunia anak ini, harus tinggal berdua di gubuk bambu beratapkan daun ilalang berukuran 3×3 meter persegi ditanah milik orang lain.
Parahnya lagi Nur Hasanah mengalami lumpuh akibat menderita luka infeksi. Luka tersebut telah melebar pada bagian punggung. Sementara sang suami hanya bekerja sebagai buruh serabutan.
Melihat kondisi tersebut, Sidokkes Polres Lamsel, Relawan Kobar dan Al-Hanif membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda, Senin (7/11/2022).
Petugas Sidokkes, Bripda Maulida mengatakan, Nur Hasanah mengalami sakit sekitar tiga tahun lalu. Hal itu dikarenakan jatuh saat membawa padi di sawah
“Sebelum dibawa ke RSUD, Nenek Nur minta jangan disuntik. Mungkin punggungnya terasa nyeri karena ada bisul,” ujar Maulida, Selasa (8/11/2022).
Ketua Relawan Kobar, M. Fadli mengatakan, Nur Hasanah akan menjalani pengobatan pembersihkan infeksi pada luka-lukanya.
“Mudah-mudahan setelah ditangani tim medis, beliau sehat kembali,” ujar Fadli.
Setelah selesai mengobati Nur Hasanah, Relawan Kobar juga berencana memperbaiki gubuk agar layak untuk dihuni mereka berdua. Namun ia harus berkoordinasi dengan pemilik dan perangkat desa setempat.
“Kalau sekarang masih fokus pengobatan dulu. Setelah itu baru merehab tempat tinggalnya,” imbuh ASN di Polres Lamsel.
Perangkat desa setempat mengatakan kepada Relawan Kobar, telah beberapa kali membujuk Nur Hasanah untuk diobati. Karena trauma jarum suntik, ia tidak mau dibawa ke fasilitas kesehatan.
“Bukannya pamong desa tidak peduli, tapi Bunda Nur yang nggak mau. Setelah kita bujuk berkali-kali, akhirnya beliau mau kita bawa ke RSUD Bob Bazar,” pungkas Fadli. (*)
Red















