Habib Umar Assegaf Minta Diberi Senjata untuk Lawan Israel

- Jurnalis

Rabu, 19 Mei 2021 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk rasa mendukung Palestina di Bandarlampung, Rabu (19/5/2021). Foto: Dora Afrohah

Unjuk rasa mendukung Palestina di Bandarlampung, Rabu (19/5/2021). Foto: Dora Afrohah

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – “Kalau Presiden (Indonesia) tidak mau mengirim tentara, beri senjata kepada kami. Kami yang akan lawan Israel!”

Seruan itu diungkapkan Habib Umar Assegaf saat berorasi pada aksi “Bela Al Aqsa” di Tugu Adipura, Bandarlampung, Rabu (19/5/2021). Dirinya meminta Presiden Jokowi mengirim tentara ke Palestina untuk membantu umat Islam disana.

“Haram bagi siapapun yang melecehkan Palestina, karena umat Islam memiliki sejarah disana,” terusnya disambut takbir dari seribuan massa yang datang. Meski mulai terik, namun massa tak surut, justru semakin menyemut.

Seruan serupa juga disampaikan Koordinator Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) Ustad Royan. Dirinya mendesak pemerintah Indonesia mengirim pasukan militer terbaik untuk membela rakyat Palestina.

Baca Juga :  Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

“Pemerintah seharusnya tidak hanya bersikap mengutuk keras atau hanya upaya diplomatis dengan mengirim pasukan perdamaian. Tetapi juga harus mengirimkan pasukan elit terbaik bangsa ini. Pasukan militer kita disegani oleh dunia,” kata Royan lagi.

Pengiriman pasukan militer, menurut Royan, merupakan bentuk kepedulian atas tragedi kemanusiaan di Palestina.

Pada unjuk rasa itu Royan juga mengatakan telah berhasil mengumpulkan donasi lebih kurang Rp100 juta. Donasi itu terkumpul dari berbagai sumber, tentunya juga dari para peserta aksi yang berasal dari berbagai ormas Islam di Lampung.

Baca Juga :  Warga Grebek Ruko Diduga Jadi Karaoke Ilegal di Kedamaian, Temukan Puluhan Botol Miras

“Alhamdulillah terkumpul hampir mencapai Rp100 juta berupa uang dan emas dari berbagai donatur, dan ini masih terus bertambah,” ucap Royan usai menyampaikan orasi.

Dana donasi itu nantinya akan diserahkan kepada lima lembaga penyalur, seperti Lazdai Muhammadiyah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Hidayatullah, Dewan Dakwah, dan Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Lampung.

Berdasarkan pantuan rilislampung.id (group lampungcorner.com), aksi itu dikawal ketat aparat gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP Bandarlampung, serta Satgas Penanganan Covid-19. (*)

Red

Berita Terkait

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WIB

Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang

Senin, 2 Nov 2026 - 12:12 WIB