Cegah Lunturnya Bahasa Lampung, Disperpusip Lampura gelar Lomba Pidato Bahasa Lampung

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, LAMPURA – Ditengah perkembangan tekhnologi di era digital saat ini, mulai terasa lunturnya budaya berbahasa dalam kegiatan sehari-hari. Maka dari itu, Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DisPerpusip), Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Lomba Pidato dalam Bahasa Lampung, tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di Taman Olah Seni Kotabumi, Selasa (03/09/2024).

 

Kepala DPK Dra. Sri Mulyana, MM yang di dampingi Muji Tabbah, Kabid Pengembangan Perpustakaan mengatakan, hal ini dilakukan untuk menarik minat baca anak tentang buku-buku cerita budaya lokal Nusantara, Sejarah dan kepahlawanan dengan tema “Gemar Membaca imajinasi Bertambah, Gemar ke Perpustakaan Cakrawala Meningkat, Ayo Rajin Membaca, Ayo ke Perpustakaan”.

Baca Juga :  Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

 

Ditempat yang sama Sekkab Lampura H. Lekok mewakil PJ. Bupati Lampura Hi. Aswarodi sangat mengapresiasi kegiatan lomba Pidato Bahasa Lampung ini.

Dalam rangka melestarikan budaya bangsa, karena bahasa Lampung merupakan kekayaan bagi orang Lampung yang harus dipelihara.

Mengingat Bahasa Lampung disinyalir akan punah, mengingat rumah-rumah tanggal sudah tidak lagi menggunakan Bahasa Lampung sebagai Bahasa Ibu. Karena itu ini merupakan kewajiban kita semua untuk kita lestarikan. Lamen Mak Gham Sapa Lagi, Lamen Mak Tana Kapan Lagi,”tuturnya.

 

Sementara itu Bunda Literasi Kabupaten Lampura dr. Hj. Liana Sidharti Aswarodi menyatakan, sejauh ini Budaya berbahasa Lampung sudah mulai berkurang.

Baca Juga :  Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Untuk itu ini merupakan salah satu langkah untuk mengembalikan kembali basa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.

Pihaknya juga berencana akan lebih memperhatikan lagi nasib-nasib Guru Bahasa Lampung yang ada di Kabupaten Lampura melalui Dinas Pendidikan.”Saya ingin seperti di Sunda sana, Masyarakatnya dari yang kecil hingga yang tua menggunakan bahasa Daerah. Mereka tidak malu, saya ingin disini juga seperti itu, jangan beranggapan karena menggunakan bahasa daerah kita seperti orang kampung, bahasa daerah ini nilai kekayaan budaya yang harus terus kita lestarikan,”pungkasnya

Berita Terkait

KONI Lampura Kukuhkan Pengurus KOK 23 Kecamatan, Bidik Bibit Atlet Potensial
Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III
CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi
Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi
Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas
Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Berita ini 225 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:01 WIB

KONI Lampura Kukuhkan Pengurus KOK 23 Kecamatan, Bidik Bibit Atlet Potensial

Minggu, 1 November 2026 - 09:33 WIB

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:42 WIB

CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

Berita Terbaru