Pasca Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah dinas Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penggeledahan ini merupakan lanjutan penyidikan perkara dugaan suap proyek di Lampung Tengah, yang bermula dari kegiatan tertangkap tangan pada pekan lalu tersebut

“Hari ini penyidik melakukan serangkaian giat penggeledahan di tiga titik, yaitu Kantor Bupati, Dinas Bina Marga, serta Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah,” kata Budi

Dalam penggeledahan ini, kata Budi, penyidik akan mencari bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan dalam proses penanganan perkara, dimana KPK telah menetapkan lima orang tersangka, salah satunya Bupati Lampung Tengah.

“Penyidik tentu masih akan terus menelusuri peran dari pihak-pihak lainnya. Terlebih dalam kegiatan tertangkap tangan tersebut, ditemukan fakta adanya dugaan besaran fee proyek sekitar 15-20 persen yang dipatok oleh Bupati atas sejumlah proyek di SKPD Lampung Tengah,” sambungnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Lengkap, Sekda Definitif Tunggu Keputusan Bupati

Sebelumnya, pada Kamis, 11 Desember 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yaitu Ardito Wijaya (AW) selaku Bupati Lampung Tengah periode 2025–2030; Riki Hendra Saputra (RHS), anggota DPRD Lampung Tengah; Ranu Hari Prasetyo (RNP), adik Ardito; Anton Wibowo (ANW), Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Tengah sekaligus kerabat dekat bupati; serta Mohamad Lukman Sjamsuri (MLS), Direktur PT Elkaka Mandiri.

Dalam perkara ini, setelah dilantik sebagai bupati, Ardito diduga memerintahkan Riki untuk mengatur pemenang pengadaan barang dan jasa di sejumlah SKPD melalui mekanisme penunjukan langsung pada e-katalog.

Perusahaan yang dimenangkan merupakan milik keluarga atau tim pemenangan Ardito saat Pilkada 2024.

Untuk melancarkan pengkondisian tersebut, Riki berkoordinasi dengan Anton dan Iswantoro (ISW), Sekretaris Bapenda, yang kemudian berhubungan dengan SKPD terkait.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Wulan Mirza Kunjungan Kerja di Kota Metro, Serahkan Bantuan Sosial dan Tinjau Penerima Manfaat

Dari Februari hingga November 2025, Ardito diduga menerima fee sebesar Rp5,25 miliar dari sejumlah rekanan melalui Riki dan Ranu.

Selain itu, pada proyek pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Ardito meminta Anton mengkondisikan pemenang proyek agar dimenangkan PT Elkaka Mandiri.

Perusahaan tersebut akhirnya memperoleh tiga paket proyek dengan total nilai Rp3,15 miliar. Dari proyek ini, Ardito diduga menerima fee sebesar Rp500 juta melalui Anton.

Dengan demikian, total uang yang diduga diterima Ardito mencapai sekitar Rp5,75 miliar. Dana tersebut antara lain digunakan untuk biaya operasional bupati sebesar Rp500 juta serta pelunasan pinjaman bank yang digunakan untuk kebutuhan kampanye pada 2024 sebesar Rp5,25 miliar. (*)

Berita Terkait

Asik Snorkeling, Wisatawan Tewas di Pulau Pahawang
Ditlantas Polda Lampung Kawal 77 Ribu Kendaraan di Bakauheni
Pemprov Lampung Siapkan Skema Kebijakan Ekonomi, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Operasi Ketupat Usai, Polresta Bandar Lampung Tetap Siaga Lewat KRYD
Kasus Korupsi Kuota Haji, Yaqut Segera Masuk Tahap Penuntutan
Lampung Alami Cuaca Terik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Mendadak dan Petir
Hari Ini! Sinyal Positif Geopolitik Dorong Bitcoin Naik
Remaja Asal Lampung Barat Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Mandiri
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:55 WIB

Asik Snorkeling, Wisatawan Tewas di Pulau Pahawang

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:37 WIB

Ditlantas Polda Lampung Kawal 77 Ribu Kendaraan di Bakauheni

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:32 WIB

Pemprov Lampung Siapkan Skema Kebijakan Ekonomi, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:09 WIB

Operasi Ketupat Usai, Polresta Bandar Lampung Tetap Siaga Lewat KRYD

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:34 WIB

Lampung Alami Cuaca Terik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Mendadak dan Petir

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Asik Snorkeling, Wisatawan Tewas di Pulau Pahawang

Rabu, 25 Mar 2026 - 23:55 WIB

BANDAR LAMPUNG

Ditlantas Polda Lampung Kawal 77 Ribu Kendaraan di Bakauheni

Rabu, 25 Mar 2026 - 23:37 WIB