Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela meninjau langsung rencana pelebaran ruas jalan R.E. Martadinata hingga Lempasing-Padang Cermin, Rabu (15/4/2026).
Dalam rencana tersebut, lebar jalan yang saat ini berkisar 8 hingga 11 meter akan diperluas menjadi sekitar 14 meter. Terdiri dari lebar badan jalan mencapai 11 meter, dan drainase masing-masing sekitar 1,5 meter di sisi kanan dan kiri.
Untuk proyek ini, digelontorkan anggaran Rp56 miliar untuk ruas Jalan R.E. Martadinata di Bandar Lampung dan Rp44 miliar untuk pelebaran jalan Lempasing-Padang Cermin di Kabupaten Pesawaran.
Gubernur Mirza menegaskan, penguatan sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah, khususnya di wilayah Pesawaran yang dinilai memiliki potensi besar.
“Peningkatan sektor pariwisata di Lampung, khususnya di Pesawaran, sangat luar biasa. Namun selama ini kawasan wisata belum didesain dengan baik dan infrastrukturnya belum memadai. Pada periode ini, kami ingin memberikan perhatian maksimal, terutama pada infrastruktur,” ujar Mirza.
Ia menjelaskan, kondisi jalan pesisir yang saat ini hanya memiliki lebar sekitar 5 meter sudah tidak mampu menampung tingginya volume kendaraan, terutama saat akhir pekan.
“Jalan ini hanya sekitar 5 meter, tetapi volume lalu lintas bisa mencapai 7.500 kendaraan per hari, terutama Sabtu dan Minggu. Akibatnya, kemacetan bisa berlangsung berjam-jam. Karena itu, akan kita lebarkan menjadi 11 meter agar dapat mengurai kepadatan, bahkan memungkinkan hingga empat lajur saat kondisi padat,” jelasnya.
Selain pelebaran jalan utama, Pemprov Lampung juga berencana membuka jalur wisata baru hingga kawasan Pantai Gigi Hiu di Kabupaten Tanggamus.
Langkah ini diharapkan mampu membuka akses destinasi baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami juga akan membuka jalur pariwisata baru sampai ke Gigi Hiu, Tanggamus. Jalan-jalannya akan diperbaiki dan dipercantik. Untuk tahap awal, pelebaran baru sekitar 5 kilometer, dan tahun depan akan dilanjutkan,” tambahnya.
Mirza juga mengungkapkan, proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut hampir rampung. Bahkan, pengerjaan telah mulai dilakukan sejak awal tahun.
“Saya sudah berkoordinasi dengan lurah setempat. Alhamdulillah, masyarakat sangat memahami pentingnya pembebasan lahan ini untuk kelancaran akses, sehingga prosesnya berjalan lancar,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Mukhlis Basri didampingi Wakil Ketua Komisi IV Ahmad Iswan H Caya. (*)















