Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Musyawarah Daerah (Musda) IV KNPI Kabupaten Pesawaran dalam waktu dekat akan diselenggarakan secara terbuka, di Gedong Tataan, Minggu (31/5/2026).
Ketua KNPI Kecamatan Kedondong, Akasa Gusnawan, mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan mengedepankan semangat persatuan demi menyukseskan agenda organisasi tersebut.
Menurut Akasa, Musda merupakan momentum penting dalam menentukan arah dan masa depan organisasi kepemudaan di Kabupaten Pesawaran.
Oleh karena itu, seluruh peserta dan pihak yang terlibat diharapkan dapat menjadikan forum tersebut sebagai ajang konsolidasi gagasan, bukan arena perpecahan.
“Musda KNPI Kabupaten Pesawaran harus menjadi pesta demokrasi pemuda yang berlangsung dengan penuh kegembiraan, kebersamaan, dan semangat membangun daerah. Perbedaan pandangan maupun pilihan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi, namun jangan sampai mengorbankan persatuan yang selama ini telah kita bangun bersama,” ujar Akasa Gusnawan.
Ia menegaskan bahwa KNPI merupakan rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Pesawaran.
Karena itu, setiap proses yang berjalan harus mengedepankan nilai-nilai demokrasi, musyawarah, dan rasa saling menghormati antar sesama kader pemuda.
“Siapapun yang nantinya terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pesawaran merupakan putra terbaik daerah. Yang terpenting bukan siapa yang menang atau kalah, melainkan bagaimana KNPI ke depan semakin solid, kuat, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Akasa juga berharap pelaksanaan Musda IV KNPI Pesawaran dapat berjalan lancar, aman, sukses, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa terkecuali.
“Kami KNPI Kedondong mendukung penuh pelaksanaan Musda IV KNPI Kabupaten Pesawaran. Mari kita tunjukkan bahwa pemuda Pesawaran dewasa dalam berorganisasi, menjunjung tinggi persaudaraan, serta mampu memberikan contoh demokrasi yang santun dan bermartabat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Akasa gusnawan mengingatkan bahwa tantangan pemuda kedepan semakin kompleks.
Oleh sebab itu, hasil Musda harus melahirkan kepemimpinan yang memiliki visi besar, mampu mengakomodasi seluruh potensi pemuda, serta menghadirkan program-program nyata yang berdampak bagi masyarakat.
“Musda ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi tentang bagaimana KNPI menjadi motor penggerak perubahan dan kemajuan pemuda di Kabupaten Pesawaran. Persatuan harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan sampai setelah Musda muncul sekat-sekat yang justru melemahkan organisasi,” pungkasnya. (*)















