BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, SUKADANA – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus pembangunan berkelanjutan kembali ditunjukkan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BRI Branch Office (BO) Metro menyerahkan bantuan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) di Desa Rantau Jaya Udik, Kecamatan Sukadana, Kamis (9/7/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Cabang BRI BO Metro, Haris Hanafi Nasution, kepada Bupati Lamtim, Ela Siti Nuryamah. Acara turut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Sukadana, serta sejumlah tamu undangan.

Pemimpin Cabang BRI BO Metro, Haris Hanafi Nasution, mengatakan pembangunan TPST berbasis RDF merupakan bentuk nyata kepedulian BRI terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menghadirkan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

“Melalui teknologi ini, sampah tidak hanya dikelola agar tidak mencemari lingkungan, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis seperti batako dan pupuk kompos. Kami berharap fasilitas ini dapat mengurangi beban TPA sekaligus menjadi solusi menggantikan sistem open dumping,” ujar Haris.

Baca Juga :  Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua

Ia berharap sinergi antara BRI dan Pemkab Lamtim dapat terus terjalin melalui berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Lamtim, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TJSL.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

“Kolaborasi seperti ini sangat kami butuhkan. Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Dukungan dari dunia usaha melalui forum CSR menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” katanya.

Ela menjelaskan, TPST berbasis RDF tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 10 ton sampah per hari. Meski masih menjadi langkah awal, fasilitas ini diharapkan mampu mendukung penanganan sampah di Lamtim yang saat ini mencapai sekitar 580 ton setiap hari.

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana

Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, Pemkab Lamtim juga menerapkan sistem zonasi guna menekan biaya pengangkutan, mengingat wilayah kabupaten yang cukup luas.

Selain itu, pemerintah daerah terus mengajak masyarakat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya.

Sampah plastik yang sulit terurai pun dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan batako sehingga memiliki nilai tambah dan manfaat ekonomi.

Ke depan, Ela berharap pengelolaan sampah di Lamtim dapat berkembang seperti yang diterapkan di Kabupaten Banyumas, yang telah mengelola sampah secara profesional melalui BUMD hingga mampu menghasilkan bahan bakar alternatif pengganti batu bara.

“Kami berharap keberhasilan kerja sama dengan BRI ini menjadi contoh dan dapat menginspirasi bank maupun perusahaan lain di Lamtim untuk turut berkontribusi melalui program CSR demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Heti Patmawati Ajak Personel Teladani Semangat Juang Pahlawan
Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua
Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana
Penuh Syukur dan Haru, Jemaah Haji Kloter JKG 14 Lampung Timur Tiba di Bumei Tuwah Bepadan
Jemaah Haji Kloter 11 JKG Pulang dengan Selamat, Sekda: Pertahankan Nilai-Nilai Haji dalam Kehidupan
Kembali dari Tanah Suci, 283 Jemaah Haji Lampung Timur Disambut Penuh Haru dan Syukur
Ketua DPRD Lampung Timur Sampaikan Duka, Pemkab Kawal Hak PMI yang Wafat di Taiwan
Empat Objek Bersejarah Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Pemkab Lampung Timur Jaga Warisan Leluhur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:10 WIB

BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:48 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Heti Patmawati Ajak Personel Teladani Semangat Juang Pahlawan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:46 WIB

Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:12 WIB

Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:53 WIB

Penuh Syukur dan Haru, Jemaah Haji Kloter JKG 14 Lampung Timur Tiba di Bumei Tuwah Bepadan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan B50, Target Kurangi Impor BBM. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

NASIONAL

Prabowo Resmikan B50, Target Kurangi Impor BBM

Kamis, 9 Jul 2026 - 17:00 WIB