LampungCorner.com, LAMPUNG TIMUR – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka mengingatkan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas bangsa. Pesan tersebut disampaikan saat mengunjungi kawasan budaya Randu Mas, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim), dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Rabu (15/7/2026).
Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela, Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah, Kapolda Lampung, Pangdam XXI/Radin Inten, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Di hadapan tokoh budaya dan masyarakat, Gibran menyampaikan apresiasi kepada Mulyono beserta seluruh pegiat budaya yang selama ini konsisten menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
Menurutnya, upaya tersebut memiliki peran strategis agar generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.
“Terima kasih atas dedikasi dalam menjaga budaya. Identitas bangsa tidak boleh hilang. Budaya adalah jati diri kita yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Gibran.
Ia menegaskan, kemajuan teknologi seharusnya berjalan beriringan dengan pelestarian budaya, bukan justru menggeser nilai-nilai luhur yang menjadi karakter bangsa.
Menurutnya, Indonesia hanya akan menjadi bangsa yang maju apabila tetap berpijak pada kearifan lokal dan warisan budaya.
Karena itu, Gibran mendorong pemerintah daerah terus menghidupkan berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat, terutama kalangan generasi muda.
Pendopo maupun ruang-ruang publik lainnya dinilai dapat dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas budaya agar tradisi tetap tumbuh dan berkembang.
“Kita harus terus mengawal budaya agar tidak hilang termakan kemajuan zaman. Kegiatan-kegiatan positif yang mengangkat budaya perlu terus digelar sehingga warisan leluhur tetap lestari,” katanya.
Dalam kaitannya dengan visi Indonesia Emas 2045, Wapres menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan menjadi salah satu kunci utama.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperkuat sektor pendidikan untuk melahirkan generasi yang unggul, inovatif, berkarakter, sekaligus tetap mencintai budaya bangsa.
Sementara itu, tokoh budaya Mulyono mengusulkan pembangunan Panggung Budaya Nusantara sebagai wadah bagi berbagai potensi seni dan budaya dari seluruh daerah.
Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk menampilkan keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat gerakan pelestarian budaya.
“Kami berharap ke depan ada Panggung Budaya Nusantara yang bisa digunakan semua pihak. Dengan begitu, potensi budaya daerah akan semakin berkembang dan gerakan bela budaya dapat hadir di seluruh negeri,” ungkap Mulyono.
Pada kesempatan yang sama, Wagub Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam dan harus dijaga bersama.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, katanya, berkomitmen memperkuat pelestarian budaya melalui pengembangan kampung-kampung budaya di berbagai daerah.
Jihan berharap pembangunan sarana dan prasarana pendukung kebudayaan dapat direalisasikan pada tahun mendatang dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamtim.
“Semoga budaya dapat menjadi investasi masa depan. Dengan kolaborasi pemerintah provinsi dan kabupaten, kita optimistis budaya Lampung akan semakin maju, lestari, dan menjadi kebanggaan generasi mendatang,” ujarnya.
Kunjungan Gibran ke Randu Mas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pegiat budaya dalam menjaga kelestarian warisan budaya Indonesia.
Lebih dari sekadar identitas bangsa, budaya diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk generasi unggul yang siap mewujudkan Indonesia Emas 2045. (*)
Editor: Furkon Ari
















