Vaksinasi Pakai Moderna, Puluhan Nakes di Puskesmas Ini Alami Nyeri Hingga Sakit Kepala

- Jurnalis

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Satelit dr. Tria Yune Eriartasari (tengah) saat dimintai keterangan, Kamis (19/8/2021). FOTO: Sulaiman

Kepala Puskesmas Satelit dr. Tria Yune Eriartasari (tengah) saat dimintai keterangan, Kamis (19/8/2021). FOTO: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah kota Bandarlampung saat ini tengah menjalani vaksinasi tahap tiga untuk para tenaga kesehatan (nakes) dengan menggunakan vaksin jenis Moderna.

Namun, para nakes yang menjalani vaksinasi tahap tiga, banyak yang mengalami keluhan beberapa efek samping. Antara lain nyeri, pegal-pegal, demam, hingga sakit kepala.

Seperti yang dirasakan para nakes di Puskesmas Rawat Inap Satelit, Pahoman, Bandarlampung.

Kepala Puskesmas Satelit dr. Tria Yune Eriartasari menerangkan, pihaknya sudah sekali melaksanakan vaksinasi jenis Moderna pada Jumat pekan lalu.

Namun, setelah pelaksanaan para nakes mengalami efek samping yang disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Baca Juga :  Studi Ungkap, Durasi Tidur Panjang Belum Tentu Redam Hormon Stres

Namun dari 30 nakes yang mengalami efek samping bervariasi, dengan KIPI ringan misalnya nyeri dibagian suntikan, pegal di lengan. Lalu ada yang mengalami KIPI sedang seperti demam, linu-linu, hingga sakit kepala.

“Dari 30 nakes rata-rata mengalami efek samping ringan dan sedang,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/8/2021).

Tria juga menerangkan, total nakes yang ada di Puskesmas Satelit berjumlah 103 orang. Namun karena informasi dari pusat akan ada efek KIPI, sehingga tidak sekaligus pelaksanaannya.

“Kita bagi dua, besok ada lagi penyuntikan sebanyak 25 nakes. Namun ada beberapa yang tidak bisa disuntik, karena penyintas covid-19 dan belum tiga bulan dari sembuh. Merek juga kondisinya tidak sehat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh

Ia juga mengaku, ketika vaksinasi tahap 1 dan 2 jenis Sinovac tidak ada efeknya, beda dengan Moderna, 90 persen timbul KIPI. Dengan lama efeknya berkisar 1 sampai 2 hari, namun biasanya setelah 48 jam sudah hilang.

“Jadi usai vaksin nakes kita bekali paracetamol 24 jam pasca vaksin, tapi jika sebelum 24 jam sudah muncul demam tinggi kita perbolehkan minum, selain itu kita minta kompres di bagian bekas suntikan,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Berita Terbaru