Angka Kematian Covid-19 Lampung Tertinggi se-Indonesia, Ini Penjelasan Reihana

- Jurnalis

Senin, 23 Agustus 2021 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Provinsi Lampung menempati peringkat pertama dengan tingkat kematian Covid-19 mencapai 7,2 persen atau tertinggi di Indonesia.

Angka kematian tersebut dirilis Kementerian Kesehatan per Sabtu (21/8/2021). Jawa Timur menempati peringkat kedua dengan 7,1 persen.

Diikuti Jawa Tengah dengan tingkat kematian 5,9 persen, Sumatera Selatan 4,8 persen, dan Aceh 4,3 persen.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Reihana mengatakan angka kematian tinggi disebabkan kasus Covid-19 kecil.

Reihana menyebut angka kematian tinggi sehingga menyebabkan tingkat kematian kasus (Case Fatality Rate) menjadi tinggi pula.

Baca Juga :  Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

“Kita kalau dalam angka secara kumulatif jauh lebih dari Jawa dan Bali, hanya karena angka kasus kecil masuk rumus, jadi lebih besar,” kilahnya saat ditemui usai rapat paripurna APBDP 2021 di Gedung DPRD Lampung, Senin (23/8/2021).

Reihana menambahkan agar testing dan tracing diperluas untuk menekan angka kematian di Lampung.

“Kita harus perluas testing dan tracingnya,” ujarnya.

“Kalau secara kumulaitif angka kita jauh dari Jawa dan Bali, karena kasus kita kecil dan kematian,” pungkas Reihana.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo mengaku prihatin dengan data yang dikeluarkan Kemenkes terkait angka kematian di Lampung mencapai 7,2 persen.

Pihaknya meminta Diskes Lampung untuk memperluas testing dan tracing serta rapid antigen.

“Komisi V sudah meminta Diskes untuk perluas testing, tracing dan rapid antigen. Karena ini adalah satu-satunya cara dengan melakukan testing, tracing yang banyak,” ujarnya. (*)

Red

Berita Terkait

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing
Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK
Pohon Tumbang Mengintai Bandar Lampung, 156 Kejadian Tercatat Sepanjang 2026
TPA Bakung Tak Kunjung Beres, WALHI Desak KLH Turun Tangan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Musda V LPM Lampung: Yuhadi Menguat, Ali Sopian dan Sabnu Alie Siap Bersaing

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Wira Kembali Bidik Kursi Ketua PWI Lampung, Adi Kurniawan Incar Ketua DK

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB