Pemprov Lampung Utang Rp569 Miliar untuk Bangun 25 Jalan

- Jurnalis

Kamis, 11 November 2021 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Mou KUA dan PPAS APBD 2022, Foto: Dwi DS

Penandatanganan Mou KUA dan PPAS APBD 2022, Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) senilai Rp569 miliar untuk pembiayaan jalan prioritas Lampung.

“Dana pinjaman tersebut dibayar selama 5 tahun,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi usai rapat paripurna pembahasan APBD 2022, Rabu (10/11/2021).

Ia menjelaskan melihat keluhan para pengusaha dan industriawan yang meminta percepatan konektivitas.

“Saya ingin kalau bisa pinjaman dapat diselesaikan satu tahun,” ucap Arinal.

Sementara, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Febrizal Levi Sukmana mengatakan, dari kilometer (km) kondisi kemantapan saat ini baru mencapai 76 persen.

Baca Juga :  Prabowo Ingatkan Santri Gontor: Jangan Percaya Antek Asing, Mereka Bayar Buzzer

Sedangkan, untuk mendapat kemantapan yang ideal diperlukan dana Rp4 trilun untuk 99 ruas jalan.

“Karena keterbatasan anggaran kita pilih dulu jalan prioritas utama,” ucap Levi.

Ia menjelaskan 25 jalan prioritas itu sesuai arahan gubernur dan wakil gubernur.

Jalan ini diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian yaitu merupakan lahan sentra produksi pertanian, distribusi perkebunan, dan peternakan.

Ia menyatakan, sebetulnya pembangunan 25 ruas jalan itu memerlukan biaya sekitar Rp2,1 triliun untuk meningkatkan perekonomian.

Baca Juga :  Kepala BGN soal Keracunan MBG Sidoarjo: Ini Kelalaian yang Disengaja

Sehingga, lanjut Levi, perlu menyusun rencana dari mana anggaran sebanyak itu. Juga, strategi pembiayaan apakah dari APBD, APBN, atau investasi dan pinjaman.

Nah, pada tahun 2022 pihaknya mengusulkan pinjaman ke SMI dengan bunga rendah.

“Ada 14 ruas utama yang sedang visibilty study (VS) dan Detail Engineering Design (DED), selebihnya nanti akan kita bahas lebih lanjut setelah ketok palu,” tutupnya. (*)

Red

Berita Terkait

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 21:00 WIB

Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Jumat, 18 September 2026 - 19:38 WIB

ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

Berita Terbaru