Muktamar NU, 625 Panitia Registrasi Besok 1200 Peserta

- Jurnalis

Senin, 20 Desember 2021 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNILA Prof, Karomani meninjau kesiapan GSG, Foto: Dwi Des

Rektor UNILA Prof, Karomani meninjau kesiapan GSG, Foto: Dwi Des

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Universitas Lampung (Unila) menyatakan 100 persen kesiapannya menjadi salah satu tempat perhelatan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU)  di Lampung.

Juru Bicara Unila, Nanang Trenggono, menjelaskan sebanyak 625 panitia sudah melakukan registrasi, Senin (20/12/2021).

Sementara untuk Selasa (21/12/2021) registrasi sekitar 1200  dari total 2000 peserta.

Keesokan harinya, Rabu (22/12/2021), dilaksanakan pembukaan muktamar Ponpes Darus Sa’adah, Lampung Tengah.

Selain pembukaan, acara hari itu diisi sidang pleno I berupa pembahasan dan pengesahan tata tertib (tatib) muktamar.

Kemudian dilanjutkan sidang pleno II dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban (LPj) PBNU Masa Khidmat 2016- 2021.

Kemudian Pandangan Umum (PU) atas LPj PBNU dan jawaban atas PU LPj PBNU.

Pada Kamis (23/12/2021) dilakukan sidang pleno III tentang pengesahan hasil sidang-sidang komisi.

Lalu, sidang pleno IV berupa penghitungan dan penetapan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) di Unila.

Selanjutnya, sidang lanjutan pleno IV musyawarah AHWA untuk menunjuk dan mengesahkan Rois ‘Aam terpilih.

Berikutnya, sidang pleno V berisi pemilihan dan pengesahan ketua umum PBNU di Ponpes Darus Sa’adah.

Nanang memaparkan, Unila berketempatan untuk dua dari lima sidang komisi.

Sementara dua sidang komisi dilakukan di UIN Raden Intan dan satu di Universitas Mahalayati.

Setelah sidang komisi, peserta berkumpul di GSG Unila untuk sidang pleno 3,  yang merupakan penetapan hasil dari sidang-sidang komisi.

Baca Juga :  Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Kemudian baru sidang pleno 4 dan dilanjutkan pemilihan ketua umum.

“Pembukaan muktamar dilakukan secara daring dan luring,” ungkapnya.

Bagi yang tidak hadir di Lampung Tengah, lanjut dia, Unila menyediakan fasilitas video conference di aula Fakultas Pertanian.

“Sehingga, peserta tetap dapat mengikuti acara tersebut,” ucap dia.

Berikut prosedur penerapan Prokes Muktamar:

1. Peserta muktamar melakukan registrasi online.

2. Saat datang ke venue GSG, peserta akan diarahkan untuk check in ke pos yang sudah disediakan di luar GSG.

3. Saat tiba di pos, peserta dicek suhu badannya oleh petugas dan diharuskan siap dengan aplikasi PeduliLindungi yang ada di hp-nya.

4. Petugas PeduliLindungi akan memandu peserta untuk melakukan scan barcode guna mengetahui apakah peserta sudah divaksin dan memeriksa kesehatan seperti PCR atau rapid antigen.

5. Peserta yang belum tes rapid antigen akan dites oleh panitia secara langsung (on site). Jika hasil rapid negatif, peserta akan mendapatkan vaksin.

6. Jika hasil rapid positif (dengan gejala atau OTG) peserta akan dibawa oleh ambulans untuk isolasi di RSDC Universitas Lampung di depan Gedung 4.  Peserta akan di-monitoring kesehatannya oleh nakes.

Baca Juga :  Wagub Jihan Dampingi Jajaran Kwarda Lampung Pelajari Pengelolaan Badan Usaha Pramuka di Jawa Barat

7. Jika tahap ini sudah berhasil dan tidak ada masalah, maka akan dilakukan scan barcode peserta sudah melakukan registrasi online.

8. Untuk peserta yang tidak melakukan registrasi online, bisa melakukan registrasi di meja yang telah disediakan. Setelah mendaftar secara offline, peserta akan mendapatkan barcode untuk scan.

9. Setelah melakukan scan barcode, peserta mendapatkan nomor antrean. Untuk dapat masuk GSG, peserta  menunggu dipanggil panitia sesuai nomor antrean.

Lalu, validasi ulang dan pembagian komisi dan pembagian KIT yang di dalamnya termasuk seminar kit dan prokes kit (masker dan handsanitizer).

10. Setelah ke luar dari gedung, peserta juga wajib check out dengan cara melakukan scan barcode PeduliLindungi lagi. Hal ini dilakukan agar orang-orang yang masuk GSG dapat terdata di PeduliLindungi.

Kegiatan ini mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung dan panitia pusat dan lokal Unila  terkait penyediaan rapid antigen, vaksin, tenaga swap, dan vaksin.

Pelaksaan rapid akan terus berlangsung sampai pemulangan peserta.

Sebab, bagi yang dari luar Lampung membutuhkan hasil tes rapid antigen atau PCR, khususnya yang belum vaksin dosis kedua. (*)

Red

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:36 WIB

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru