Miftachul Akhyar Kembali Terpilih sebagai Rais Aam PBNU 2021-2026

- Jurnalis

Jumat, 24 Desember 2021 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH Zainal Abidin saat mengumumkan Rais Aam, Jumat (24/12/2021) dini hari. Foto: Sulaiman

KH Zainal Abidin saat mengumumkan Rais Aam, Jumat (24/12/2021) dini hari. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Sembilan kiai sepuh anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) kembali memilih KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2021-2026.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari rapat sembilan Ahwa. Yakni KH Dimyati Rois, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ma’ruf Amin, dan KH Anwar Manshur.

Lalu, TGH LM Turmuudzi Badaruddin, KH Miftachul Akhyar, KH Nurul Huda Djazuli, KH Ali Akbar Marbun, dan Prof KH Zainal Abidin.

“Kami bulat. Alhamdulillah Ahwa sepakat yang menjadi Rais Aam 2021-2026 KH Miftachul Akhyar,” jelas Zainal Abidin dari PWNU Sulawesi Tengah yang juga juru bicara Ahwa.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya

Zainal Abidin mengatakan, pihaknya telah melaksanakan tugas sesuai yang diamanahkan oleh para muktamirin –peserta muktamar.

“Perlu kami sampaikan bagi para muktamirin, suasana pelaksanaan rapat Ahwa dipimpin oleh KH Ma’ruf Amin dengan penuh kekeluargaan,” ungkapnya, Jumat (24/12/2021) dini hari.

Dalam rapat tersebut, ketiga pimpinan rapat meminta pandangan kepada kiai sepuh untuk menentukan siapa yang layak menjadi Rais Aam PBNU. Namun tak ada satu pun yang mau. Semua berkata yang lebih tua lebih layak berpendapat.

Setelah semua kiai sepuh mengeluarkan pandangan dan pendapat sesuai aspirasi dan  dikehendaki muktamirin, maka keputusan tersebut diambil.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Buka Seleksi 11 JPTP, Berikut Jadwal dan Syaratnya

“Ahwa mufakat yang menjadi Rais Aam Kiai Haji Miftachul Akhyar,” ungkapnya.

Dia berharap kepada Rais Aam terpilih untuk menerima semua bakal calon ketua umum PBNU.

“Tentu semua bakal calon yang memang memenuhi syarat sesuai memenuhi AD/ART,” ujarnya.

Miftachul sebelumnya juga menjabat Rais Aam PBNU periode 2018-2020.

Ia bukan terpilih langsung di Muktamar ke-33 NU di Jombang pada 2015.

Miftachul menggantikan posisi Rais Aam terpilih, Ma’ruf Amin yang mundur karena menjadi wakil presiden RI.

Miftachul juga menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025. (*)

Red

Berita Terkait

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung
Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Berita Terbaru