Akibat Konsleting Listrik, Angkringan Pujasera Bandar Lampung Hangus Terbakar

- Jurnalis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Terjadi kebakaran di sebuah angkringan di kawasan Pujasera, Jalan Sultan Agung Rt 10, Lk 2, Kelurahan Way Halim Permai, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Sabtu (11/10) dini hari.

Komandan Pleton (Danton)B, Bifan Afandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 03.53 WIB. Dua unit mobil pemadam dari Pos Siaga Way Halim dan Pos Siaga Kedaton langsung dikerahkan menuju lokasi kebakaran.

“Unit Karba dari Pos Siaga Way Halim berangkat pukul 03.54 WIB dan tiba di lokasi pada 03.57 WIB. Sementara Unit Supply 023 dari Pos Siaga Kedaton tiba pada 04.03 WIB, dengan waktu tanggap atau response time sekitar empat menit,” jelasnya,

Baca Juga :  Mensesneg: Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT

Pemadaman api berlangsung selama kurang lebih 30 menit. 8 personel diterjunkan berhasil memadamkan api pada pukul 04.27 WIB.

Ketua RT, Yan Rosa, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada kabel meteran di angkringan.

Percikan api kemudian membakar tenda, gerobak, serta kursi yang ada di sekitar lokasi.

“Api cepat membesar karena kondisi angkringan saat itu sedang kosong. Namun, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak yang berwenang,” ujarnya.

Baca Juga :  PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia

Sementara itu, saksi mata lainnya, menjelaskan bahwa sempat melihat api dari ukuran kecil hingga membesar sebelum memanggil petugas pemadam.

“Saya sama teman lewat dari arah Kedaton, lihat di kanan api kecil di Pujasera. Setelah itu api langsung besar. Saya telpon damkar, sempat dengar bunyi ledakan tiga kali, mungkin dari gas bocor. Untung damkar cepat datang, jadi apinya nggak nyebar ke tempat lain.” pungkasnya.

Diketahui, angkringan yang terbakar merupakan milik Chandra Supermarket, menyebabkan sebagian besar bangunan angkringan terbakar dengan kerugian mencapai Rp15 juta. (*)

Berita Terkait

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual
Budiyono Resmi Daftar Calon Rektor Unila 2027–2031
Hari Kelima Pascabencana NTT, Pemerintah Kembali Kirim 65 Ton Logistik
Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta
Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong
UMKO dan ‘Aisyiyah Sindang Sari Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
HUT ke-81 RI di Istana, Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana Sumatra dan NTT
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Budiyono Resmi Daftar Calon Rektor Unila 2027–2031

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Hari Kelima Pascabencana NTT, Pemerintah Kembali Kirim 65 Ton Logistik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 22 Kg Emas Senilai Rp60 Miliar di Bandara Soetta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Ukom Pejabat Eselon II Lampura Dimulai, 11 Jabatan Masih Kosong

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Budiyono Resmi Daftar Calon Rektor Unila 2027–2031

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:37 WIB