Angkon Muwakhi Rosim Nyerupa dan Briptu Muchlisi Jadi Contoh Millenial Lampung

- Jurnalis

Rabu, 16 Juni 2021 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Angken Muwakhi di Lampung Tengah. Foto: Istimewa

Prosesi Angken Muwakhi di Lampung Tengah. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung TengahAdat Muwakhi sebagai salah satu cara orang Lampung mengangkat saudara. Hal tersebut disampaikan oleh mantan aktivis mahasiswa, Rosim Nyerupa, dalam acara Angken Muwakhei dirinya bersama Briptu Muchlisi yang merupakan ajudan Kapolresta Bandar Lampung, Jumat lalu di Komering Putih Lampung Tengah.

Briptu Muchlisi merupakan putera kandung dari Suttan Buay Nyerupa, Penyimbang Adat Marga Buay Nyerupa. Buay Nyerupa merupakan salah satu kebudayaan yang ada didalam Konfederasi Adat Pepadun Abung Siwo Migo yang mencakup Kampung Komering Putih, Kampung Komering Agung dan Kampung Fajar Bulan, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah.

Berdasarkan hasil musyawarah keluarga besar dan Penyimbang Adat setempat, Rosim Nyerupa dianugerahi gelar Rajo Pengiran.

Didalam adat setempat, Rosim Nyerupa berasal dari Bilik Bujung sedangkan Bripda Muchlisi dari berasal dari Bilik Ghabow. Bilik Ghabow dan Bilik Bujung merupakan dua dari kelima bilik yang terdapat dikesatuan adat Buay Nyerupa Abung Siwo Migo.

Prosesi adat Angken Muwakhei disaksikan oleh Penyimbang Adat setempat. Muwakhi ini menyerahkan daw (uang adat) sebesar 240.000 sebagai salah satu aturan adat yang berlaku

Adat Muwakhi dilangsungkan disebabkan oleh hubungan baik dalam pertemanan mereka sejak dikecil. Sebagai salah contoh, saat bangku SMA, setelah Rosim Nyerupa menjabat sebagai Ketua OSIS posisinya digantikan oleh Muchlisi sebagai Ketua OSIS, hasil pemilihan umum siswa SMAN 1 Gunungsugih beberapa tahun silam.

Selain itu, kerekatan persaudaraan yang dibangun terlebih dalam berbagai kegiatan kepemudaan, baik aktif diberbagai organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam, KNPI dan berbagai organisasi kepemudaan lainnya.

Angken Muwakhi yang dibangun oleh keduanya, menjadi salah satu contoh pemuda dan millenial di Lampung. Bahwa dengan bersatunya pemuda akan menjadi kekuatan baik bagi keluarga dan masyarakat. Terpenting dari itu semua adalah bagaimana membina hubungan baik sehingga tidak ada lagi perpecahan atau konflik, serta mencegah perpecahan diantara masyarakat.

“Senang bisa menjalin silaturahmi apalagi diikat melalui kearifan lokal baik sesama saudara satu suku maupun berbeda suku. Karena pada hakikatnya sesama muslim adalah saudara. Perbedaan tidak menjadi alasan untuk merajut persaudaraan yang kental,” ungkap Rosim Nyerupa.

Tradisi Akken Muwaghei/Angkon Muwakhi, adalah komitmen persaudaraan bagi yang melaksakannya. Komitmen persaudaraan yang yang dipupuk dengan nilai seandanan (saling merawat), sebalakkan (saling membesarkan), setinukan (saling memperhatikan), dan lain-lain.

Prosesi adat Angken Muwakhei dipandu oleh tokoh adat setempat. Keduanya melaksanakan sumpah, dan Angken Muwakhei ini berlaku untuk satu generasi atau satu keturunan diantara keduanya. (*)

Red

Berita Terkait

Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar
PTPN VII Unit Bekri Bantu Air Bersih untuk Warga
Tim Sinergis, Kunci PKS PTPN VII Bekri Juara
Larikan Truk Sagu dan Uang Rp5 Juta, Terlacak lewat GPS
Bejat Luar Biasa! Petani Lamteng Cabuli Anak Difabel Hingga Hamil
Keroyok Orang Buang Air Kecil, Tiga Anak Punk Ditahan
Biadab! Dua Bapak Tiri di Lamteng Tega Cabuli Anak di Bawah Umur
Kecanduan Judi Slot, Karyawan Alfamart Gunung Sugih Gelapkan Uang Perusahaan Puluhan Juta
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Oktober 2023 - 11:05 WIB

Mulai Sadar, Timses di Lamteng Ada yang Tertibkan Sendiri APS Melanggar

Senin, 2 Oktober 2023 - 19:05 WIB

PTPN VII Unit Bekri Bantu Air Bersih untuk Warga

Rabu, 13 September 2023 - 16:31 WIB

Tim Sinergis, Kunci PKS PTPN VII Bekri Juara

Kamis, 7 September 2023 - 16:44 WIB

Larikan Truk Sagu dan Uang Rp5 Juta, Terlacak lewat GPS

Senin, 10 Juli 2023 - 12:54 WIB

Bejat Luar Biasa! Petani Lamteng Cabuli Anak Difabel Hingga Hamil

Berita Terbaru

Pemkab Tubaba Terima CSR dari Bank Lampung

TULANGBAWANG BARAT

Pemkab Tubaba Terima Dua Unit Bentor dan Kontainer Sampah dari Bank Lampung

Senin, 20 Jan 2025 - 21:29 WIB