LAMPUNGCORNER.COM, Regulator kesehatan AS (FDA) menunda peninjauan vaksin COVID-19 Pfizer untuk anak di bawah 5 tahun. Apa penyebabnya?
Dikutip dari Reuters, Minggu (20/2), keputusan ini diambil lantaran regimen dua dosisnya tidak ampuh melawan varian Omicron. Hal ini juga telah disampaikan dalam laporan Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat (18/2).
FDA mengatakan pihaknya memerlukan lebih banyak data tentang keampuhan vaksin tersebut pada anak usia 6 bulan – 4 tahun, setidaknya selama dua bulan. Penundaan pun dipilih.
“Gambaran awal pada data menunjukkan vaksin tersebut ampuh melawan varian Delta selama pengujian, selagi Delta menjadi varian dominan. Namun sejumlah anak yang sudah divaksin menderita COVID-19 begitu Omicron muncul,” demikian bunyi laporan tersebut, mengutip orang-orang yang mengetahui keputusan FDA.
Akan tetapi sejak keseluruhan kasus COVID-19 mereda, sejumlah kecil kaus Omicron membuat vaksin tampaknya kurang ampuh dalam analisis statistik awal, demikian laporan tersebut.
Pfizer dan BioNTech telah mengajukan data tentang dua dosis pertama dari rencana regimen tiga dosis awal Februari ini atas permintaan FDA. Pihak Pfizer tidak mengungkapkan data tentang efikasi.
Pengajuan itu mengejutkan, sebab pada Desember 2021 kedua perusahaan mengatakan hasil uji coba awal dari vaksin dua dosis rendah tidak seperti yang dibayangkan dan uji klinis beralih untuk menguji versi tiga dosis.
Red















