BPBD Lampung Perkuat Kesiapsiagaan, Usai 5 Daerah Masuk Zona Rawan Megathrust

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi gempa besar atau megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah pesisir.

“Megathrust ini memang sudah digaungkan satu tahun terakhir. Bukan hanya isu, tapi potensi yang nyata di antara Provinsi Banten dan Lampung,” kata Rudy di kantornya, Selasa (4/11/2025).

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Lampung telah membentuk desa tangguh bencana di sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak.

Program tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (NGO) dari luar negeri yang turut memberikan pelatihan dan edukasi kepada warga.

Baca Juga :  Jam Sibuk Pagi, Polisi Siaga di Titik Rawan Kemacetan Bandar Lampung

“Di desa tangguh itu, masyarakat dilatih membuat peta rawan, menyusun rencana kontinjensi, dan menentukan jalur evakuasi secara mandiri. Mereka juga dibekali kemampuan untuk merespons saat bencana terjadi,” ujarnya.

Selain di wilayah pesisir, BPBD juga menggelar simulasi kebencanaan di sekolah, kampus, dan kantor pemerintahan di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat perkotaan menghadapi skenario gempa besar atau tsunami.

“Kami sudah beberapa kali melakukan pelatihan berskala kecil bagi siswa dan pegawai agar tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa atau peringatan tsunami,” jelasnya.

Baca Juga :  Naik Klasemen! Bhayangkara Lampung FC Menang 2-1 Lawan Arema FC di Laga Kandang

Rudy menegaskan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor utama dalam menekan dampak bencana jika megathrust benar-benar terjadi.

Karena itu, ia mengimbau pemerintah daerah di lima wilayah rawan tersebut untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapan di tingkat lokal.

“Ini bukan pekerjaan satu instansi. Semua pihak harus terlibat agar masyarakat benar-benar siap menghadapi kemungkinan terburuk,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung
Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan
Pemkab Pesawaran dan PUPR Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat, Targetkan Realisasi Cepat
Butik Indah Gelar Jumat Berkah Rutin, Owner Bagikan Puluhan Nasi Kotak di Bandar Lampung
Koperasi IJP Lampung Maju Sejahtera, Didukung Kementerian Koperasi dan UMKM
Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026
Prihatin Dugaan Ancaman Terhadap Wartawan, Triga Lampung Desak Gubernur Evaluasi Kepala Dinas PSDA
Ketua Dewan Korpri Marindo Kurniawan, Kukuhkan Pengurus PAW Kabupaten Way Kanan Masa Bakti 2023-2028
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:13 WIB

Gubernur Mirza Dorong Sinergi Antar Partai Politik, Perkuat Ketahanan Pangan di Lampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:57 WIB

Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Zulhas, Acara Rembuk Tani di Lampung Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:51 WIB

Butik Indah Gelar Jumat Berkah Rutin, Owner Bagikan Puluhan Nasi Kotak di Bandar Lampung

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:35 WIB

Koperasi IJP Lampung Maju Sejahtera, Didukung Kementerian Koperasi dan UMKM

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:19 WIB

Daya Beli Masyarakat Lampung Menguat, Pembelian Kendaraan Baru Naik 21 Persen pada Triwulan I 2026

Berita Terbaru