LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti prosesi pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2026. Di antara ratusan jemaah yang bersiap menuju Tanah Suci, perhatian tertuju pada sosok muda, Muhammad Multazam Nabil Assyaf, yang tercatat sebagai jemaah termuda dengan usia sekitar 16 tahun.
Remaja asal Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi Selatan ini berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang ibunda, Fitri Maya. Perjalanan spiritual tersebut bukan sekadar ibadah biasa, melainkan amanah besar yang ia emban dalam melanjutkan kursi haji milik orang tuanya yang telah wafat.
Dengan mata berkaca-kaca, Multazam mengungkapkan perasaan haru sekaligus syukur. Baginya, kesempatan ini adalah bentuk bakti dan penghormatan kepada orang tua.
“Motivasi utama saya adalah melanjutkan cita-cita orang tua yang tertunda,” ujarnya lirih.
Ia berharap, ibadah yang dijalankannya bersama sang ibu dapat berjalan lancar dan membawanya meraih predikat haji mabrur.
Momentum pelepasan ini menjadi momen penuh makna, bukan hanya bagi para jemaah, tetapi juga keluarga yang mengantar dengan doa dan harapan.
Kisah Multazam pun menjadi simbol keteguhan hati seorang anak dalam menunaikan amanah orang tua, sekaligus potret semangat generasi muda dalam menjalankan ibadah di usia belia. (*)










