Darurat Kasus Suspek Campak Capai 591, Pemprov Lampung Kebut Vaksinasi dan Sosialisasi

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan sosialisasi menyusul meningkatnya jumlah kasus suspek campak di berbagai daerah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 30 Maret 2026, tercatat sebanyak 591 kasus suspek campak. Dari jumlah tersebut, 52 kasus telah terkonfirmasi positif.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan, Pemprov Lampung saat ini terus memperbarui data sekaligus memperkuat langkah antisipasi agar penyebaran campak tidak semakin meluas.

“Kami terus meng-update data. Pemprov juga sudah menggelar rapat koordinasi dan menerbitkan surat edaran kepada seluruh daerah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap campak,” kata Jihan, Senin, 6 April 2026.

Menurutnya, seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota diminta memperkuat pengawasan dan rutin melaporkan perkembangan kasus.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Lampung Nyatakan Permintaan Naik Jelang Lebaran Berdampak Pada Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Selain itu, vaksinasi juga terus digencarkan di berbagai wilayah, terutama di daerah yang ditemukan suspek campak.

“Kami minta dinas kesehatan bersama kepala daerah terus memperbarui laporan dan memperkuat penanganan. Vaksinasi harus dipercepat,” ujarnya.

Jihan mengakui masih terdapat anggapan di tengah masyarakat bahwa vaksin berbahaya. Karena itu, Pemprov Lampung meminta petugas kesehatan di tingkat puskesmas dan posyandu lebih aktif memberikan edukasi.

“Petugas kesehatan terutama di level puskesmas dan posyandu harus bisa memberikan sosialisasi yang lebih jelas bahwa vaksin itu penting. Ketika ada KLB atau virus lainnya, itu bisa diantisipasi melalui vaksin,” tegasnya.

Ia menilai sosialisasi menjadi langkah penting untuk menghilangkan keraguan masyarakat terhadap vaksin sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi anak.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2024, BKN Minta Pemkab Lampung Utara Bertindak

Di sisi lain, Jihan juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar mewaspadai gejala awal campak pada anak.

Gejala yang perlu diperhatikan antara lain demam, muncul ruam pada tubuh, mata merah, hingga batuk dan pilek.

Jika ditemukan gejala tersebut, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk memastikan diagnosis.

Jihan juga meminta anak yang diduga terinfeksi campak untuk sementara waktu tidak bersekolah dan menjalani isolasi agar tidak menularkan kepada anak lainnya.

“Anak yang terindikasi campak perlu diisolasi dan tidak boleh bersekolah dulu agar tidak menular,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir
Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Soliditas BPD HIPMI Lampung Gelar Rapat Besar Pengurus Lengkap, Menuju Kontestasi Munas BPP ke-18
Dorong Kota Baru, RSUD BNH Disiapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan
Dari El Nino hingga Stunting, Ini Arahan Strategis Bupati Pesawaran untuk Kepala Desa
Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032
Gubernur Mirza Hadiri Halalbihalal Iwapi Lampung, Dorong Penguatan Peran Pengusaha Perempuan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:29 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung Gelar Rapat Paripurna, Sebanyak 33 Anggota Dewan Hadir

Kamis, 16 April 2026 - 23:20 WIB

Kejuaraan Cabang ORADO Kabupaten Pesawaran Sukses Digelar, Bidik Atlet Berkualitas dan Profesional

Kamis, 16 April 2026 - 21:34 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Dorong Kota Baru, RSUD BNH Disiapkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Unggulan

Kamis, 16 April 2026 - 19:27 WIB

Dari El Nino hingga Stunting, Ini Arahan Strategis Bupati Pesawaran untuk Kepala Desa

Berita Terbaru