Desa Raman Endra Jadi Pelopor Ketangguhan Hadapi Bencana di Lamtim

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMTIM – Semangat gotong royong dan kesiapsiagaan warga kembali digugah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim), lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), secara resmi membentuk Desa Tangguh Bencana di Desa Raman Endra, Kecamatan Raman Utara, Jumat (23/5/2025).

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud nyata komitmen Pemkab dalam memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai ancaman bencana alam yang kerap mengintai wilayahnya.

Turut hadir dalam momen penting ini Asisten Administrasi Umum Wirham Riadi, Kepala Pelaksana BPBD Tabrani Hasyim, Sekretaris BPBD Indra Gunawan, perwakilan Forkopimcam, BPBD Provinsi Lampung, Kepala Desa Raman Endra Supratman, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Ela Siti Nuryamah, Wirham Riadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung inisiatif ini. Ia mengingatkan bahwa meskipun Lampung Timur kaya akan sumber daya alam, wilayah ini juga menyimpan potensi bencana yang tak bisa dianggap remeh.

Baca Juga :  159 Pekerja Migran Lamtim Terlindungi, BP3MI dan BPJS Serahkan Manfaat Rp2,03 Miliar

“Desa Tangguh Bencana bukan hanya soal pelatihan, tetapi membentuk budaya sadar risiko. Kami berharap Raman Endra menjadi role model untuk desa lain di Lampung Timur. Kesiapan warga dan semangat saling bantu jadi pondasi utamanya,” tegas Wirham.

Senada dengan itu, Kalaksa BPBD Tabrani Hasyim menambahkan bahwa program ini lahir dari kajian risiko yang matang. Ia berharap para peserta pelatihan mampu menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada orang-orang di sekitarnya.

“Merekalah yang akan menjadi garda terdepan. Terima kasih untuk semua pihak yang selama ini sigap saat bencana terjadi. Hari ini bukan akhir, tapi awal dari kesiapsiagaan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Indra Gunawan, menekankan bahwa pemahaman risiko adalah kunci. Ia menjelaskan bahwa pembekalan yang diberikan bertujuan agar masyarakat lebih siap dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.

“Bencana bisa datang kapan saja. Tapi dengan pemahaman yang baik, kita bisa mengurangi dampaknya,” tutup Indra.

Program ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya masyarakat yang lebih tanggap, tangguh, dan terlatih menghadapi bencana—menuju Lampung Timur yang lebih aman dan siap siaga. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81
Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim
159 Pekerja Migran Lamtim Terlindungi, BP3MI dan BPJS Serahkan Manfaat Rp2,03 Miliar
40 Pemuda Lamtim Dilepas Magang ke Jepang, Siap Tempuh Karier Internasional
BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Hari Bhayangkara ke-80, AKBP Heti Patmawati Ajak Personel Teladani Semangat Juang Pahlawan
Bupati Ela Pastikan Bayi Temuan Warga Terima Perawatan Terbaik, Polisi Telusuri Identitas Orang Tua
Ketua DPRD Lampung Timur Sambut Kepulangan 39 Jemaah Haji Kloter 15 JKG di Islamic Center Sukadana
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:38 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:31 WIB

159 Pekerja Migran Lamtim Terlindungi, BP3MI dan BPJS Serahkan Manfaat Rp2,03 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:44 WIB

40 Pemuda Lamtim Dilepas Magang ke Jepang, Siap Tempuh Karier Internasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:10 WIB

BRI Bangun TPST Berbasis RDF di Lamtim, Solusi Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru