Dipecat KPK, Jenderal Sigit Siap Tampung Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri

- Jurnalis

Selasa, 28 September 2021 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terancam dipecat karena tak lolos tes wawasan kebangsaan atau TWK.

Tawaran Jenderal Sigit ini sebagai bagian dari solusi terkait polemik 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK dan akan diberhentikan pada 30 September 2021 nanti.

Kapolri pun mengaku siap merekrut 56 pegawai KPK itu untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri.

“Hari Jumat yang lalu, saya telah berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya di Tipikor (tindak pidana korupsi),” kata Sigit dalam keterangannya, dilansir dari rilis.id (group lampungcorner.com) Selasa (28/9/2021).

Baca Juga :  Purbaya Blak-blakan soal Pencopotan dari Kursi Menkeu

Karena menurutnya, Polri saat ini memiliki tugas tambahan terkait upaya pencegahan korupsi terutama dalam rangka mengawal penanggulangan Covid-19 dan juga pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Di mana ada tugas-tugas tambahan terkait dengan upaya-upaya pencegahan dan ada upaya-upaya lain yang harus kita lakukan dalam rangka mengawal penanggulangan covid dan juga pemulihan ekonomi nasional, serta kebijakan-kebijakan strategis yang lain,” ujar Kapolri.

Surat tersebut telah dikirimkan Kapolri ke Sekretariat Negara (Setneg) pada Jumat (24/9/2021) lalu. Ia mengaku mendapat lampu hijau terkait permohonan perekrutan 56 pegawai KPK tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Yakin Ekonomi RI Tembus 6 Persen di Akhir 2026

“Surat kepada Bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK, yang tidak lulus dites, tidak dilantik jadi ASN KPK, untuk bisa kami tarik, kemudian kami rekrut menjadi ASN Polri,” terang Sigit.

Surat Kapolri direspons langsung oleh Presiden Jokowi melalui Mensesneg pada Senin (27/9/2021).

“Kami mendapatkan surat jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg secara tertulis, prinsipnya beliau setuju 56 pegawai KPK tersebut untuk bisa menjadi ASN Polri,” pungkas Kapolri. (*)

Red

Berita Terkait

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan
Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Syaratnya Harus Satu Suara
Kejar E20 dalam Dua Tahun, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu
Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan
Prabowo Akan Kumpulkan Kepala Daerah untuk Launching Gerakan Indonesia Asri
Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:33 WIB

Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense

Jumat, 18 September 2026 - 09:59 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan

Kamis, 17 September 2026 - 22:23 WIB

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Syaratnya Harus Satu Suara

Kamis, 17 September 2026 - 13:21 WIB

Kejar E20 dalam Dua Tahun, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu

Kamis, 17 September 2026 - 09:00 WIB

Serius Berantas Korupsi, Prabowo: Dadan Tim Sukses Saya, Saya Serahkan ke Kejaksaan

Berita Terbaru