DPRD Provinsi Lampung Dukung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG SELATAN – DPRD Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi.

Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong peningkatan nilai tambah sektor peternakan di Provinsi Lampung. Acara tersebut digelar di Kebun Trikora PTPN I Regional 7, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, perwakilan Kementerian Pertanian, serta manajemen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Groundbreaking ini dilaksanakan secara serentak di sejumlah provinsi sebagai bagian dari program nasional penguatan hilirisasi peternakan.

Baca Juga :  Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menegaskan bahwa DPRD memandang Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai langkah nyata dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis penguatan sektor riil.

Menurutnya, pengembangan hilirisasi sangat penting agar Lampung tidak hanya berperan sebagai daerah produsen, tetapi juga mampu mengoptimalkan nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi II akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga :  Bupati Egi Tinggalkan Aula, Pilih Bawah Flyover Natar untuk Lantik 12 Pejabat

Serta benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak, stabilitas pasokan, dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Lampung diarahkan pada penguatan ekosistem peternakan terpadu dari hulu hingga hilir.

Meliputi pengembangan pembibitan, pakan ternak, pengolahan hasil peternakan, serta sistem distribusi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk.

Perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi strategis sebagai sentra pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi untuk mendukung ketahanan pangan regional.

PTPN I juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan industri peternakan terpadu yang berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*)

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru