Gas Helium Langka Disebut Bocor dari Inti Bumi, Apa Itu?

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2022 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fosil galaksi Heracles di dalam Bima Sakti Foto: NASA

Fosil galaksi Heracles di dalam Bima Sakti Foto: NASA

LAMPUNGCORNER.COM, Sebuah studi pemodelan baru menunjukkan gas jenis helium-3 langka diduga bocor dari inti Bumi. Gas itu terbentuk tak lama setelah Big Bag terjadi, dan sebagian besar ia ada di alam semesta.

Helium-3 adalah primordial dan diciptakan tak lama setelah Big Bag terjadi atau sekitar 13,8 miliar lalu. Beberapa helium-3 ini bergabung dengan partikel gas dan debu lain di nebula, sebuah awan luas yang telah menyebabkan terbentuknya tata surya.

Penemuan bahwa inti Bumi mengandung reservoir helium-3 bisa menjadi bukti bahwa Bumi terbentuk di dalam nebula surya yang berkembang.

Helium-3 merupakan isotop dari helium yang memiliki satu neutron. Ini adalah gas langka, di mana hanya menyusun 0,0001 persen helium di Bumi. Gas berasal dari berbagai proses, seperti peluruhan radioaktif tritium, isotop radioaktif hidrogen yang langka.

Para ilmuwan sebenarnya sudah tahu bahwa sekitar 2 kilogram helium-3 langka bocor dari interior Bumi di setiap tahunnya, sebagian besar terjadi di sepanjang sistem pegunungan tengah laut tempat lempeng tektonik bertemu. Tapi, belum diketahui berapa banyak helium-3 yang berasal dari inti versus mantel dan berapa banyak helium-3 di reservoir Bumi.

Untuk menyelidikinya, tim melakukan pemodelan kelimpahan helium selama dua fase penting sejarah Bumi, yakni pembentukan awal planet ketika masih mengumpulkan helium, dan setelah pembentukan Bulan ketika Bumi kehilangan banyak helium. Peneliti yakin Bulan terbentuk saat sebuah benda besar seukuran Mars bertabrakan dengan Bumi sekitar 4 miliar tahun lalu.

Peristiwa ini dapat melelehkan kerak Bumi dan memungkinkan sebagian besar helium di dalam planet kita lepas. Namun pada saat itu, Bumi tidak kehilangan semua helium-3. Bumi masih menyimpan sejumlah gas langka yang perlahan keluar dari perut planet.

Tim peneliti lantas menggabungkan tingkat kebocoran helium-3 modern dengan model perilaku isotop helium. Perhitungan ini mengungkapkan bahwa antara 22 miliar pon (10 teragram) hingga 2 triliun pon (1 pentagram) helium-3 berada di inti Bumi, jumlah yang sangat besar. Ini menunjukkan bahwa Bumi terbentuk di nebula surya dengan konsentrasi gas yang tinggi.

Namun, karena studi ini didasarkan pada pemodelan, maka jumlahnya tidak mutlak. Tim setidaknya harus membuat asumsi lain untuk menentukan helium-3 di Bumi. Kendati begitu, ilmuwan berharap bisa menemukan lebih banyak petunjuk yang mendukung studi mereka.

 

Red

Berita Terkait

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026
Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern
Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan
Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu
Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen
Heboh Luna Maya Bertemu Siwon Super Junior di Korsel, Ini Komentar Rekan-rekan Artis
Arti Imsak di Bulan Ramadhan, Benarkah Hanya Ada di Indonesia?  
4 Pekerjaan Sampingan Ini Cocok untuk Mahasiswa
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:43 WIB

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:30 WIB

Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:25 WIB

Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:10 WIB

Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu

Senin, 8 Desember 2025 - 14:03 WIB

Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Hore! Gubernur Mirza Beri Diskon Pajak Kendaraan Bagi Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB