Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menelan puluhan korban jiwa.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (15/8/2026) pukul 15.00 WIB, sebanyak 38 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, selain korban meninggal, terdapat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.

“Sampai dengan pukul 15.00 WIB sore ini, terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia. Kemudian, dua jiwa luka berat, 11 luka ringan,” kata Suharyanto dalam jumpa pers secara daring, Sabtu.

Sementara itu, sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri untuk menyelamatkan diri dari dampak gempa.

“Kurang lebih ada 2.000 jiwa yang melaksanakan mengungsi secara mandiri,” ujarnya.

Gempa juga menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas dan infrastruktur. BNPB mencatat beberapa ruas jalan tertutup material longsor. Namun, data kerusakan jalan masih dalam proses pendataan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga :  Budiyono Resmi Daftar Calon Rektor Unila 2027–2031

Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah rumah warga, puskesmas, serta satu rumah sakit di Maumere.

Suharyanto menyebut, puluhan rumah warga telah terdata mengalami kerusakan, mulai dari kategori rusak berat, sedang, hingga ringan.

“Ini ada beberapa jalan yang longsor, tertutup. Datanya nanti akan disampaikan secara rinci. Ada beberapa rumah masyarakat, ini didata terus berkembang,” tuturnya.

BNPB mengingatkan data korban maupun kerusakan masih sangat mungkin berubah. Sebab, proses pendataan masih terus dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.

“Ini adalah hari pertama terjadinya bencana. Datanya akan berkembang terus dan nanti akan diberikan informasi kepada rekan-rekan media secara day-to-day, hari per hari,” imbuh Suharyanto.

Baca Juga :  Kelola Rp12,05 Miliar Pengadaan, BPKAD Lampura Utamakan Transparansi dan Akuntabilitas

Sebelumnya, gempa M 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut sempat memicu potensi tsunami dan dirasakan kuat di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan.

Namun, berdasarkan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, BMKG memastikan tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.

Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

Meski demikian, proses penanganan dan pendataan dampak gempa masih terus dilakukan pemerintah bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. (*)

Berita Terkait

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi
98 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Lampung Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:10 WIB