Gubernur Lampung Dampingi Presiden Resmikan RS KH M Tohir di Pesisir Barat

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran rumah sakit tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan daerah terpencil di Provinsi Lampung.

Pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir merupakan bagian dari program percepatan pembangunan rumah sakit pemerintah pusat yang diinisiasi menyusul usulan Gubernur Lampung agar masyarakat Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas kesehatan modern di Kabupaten Pesisir Barat.

Menurutnya, masyarakat kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.

“Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat ini sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai,” ujar Presiden.

Sebelum peresmian, Presiden bersama Gubernur Lampung dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang telah tersedia, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), poli anak, poli gigi, poli umum, poli THT, poli kandungan dan kebidanan, hingga poli penyakit dalam.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

Gubernur Lampung menilai kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir menjadi langkah penting dalam memperkuat pemerataan pembangunan kesehatan di Lampung, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap rumah sakit rujukan.

Rumah sakit tersebut dibangun melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp152,99 miliar.

Pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen pada akhir tahun 2025 dan kini siap memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendorong pembangunan bidang kesehatan dengan dukungan Pemerintah Pusat melalui usulan pembangunan rumah sakit di Pesisir Barat oleh Gubernur Lampung pada November 2024.

Usulan pembangunan jalan masuk ke rumah sakit dan dilanjutkan dengan usulan pembangunan jalan melalui IJD tahun 2026.

Pemprov juga mendorong pengaktifan pelayanan BPJS dan mou kembali layanan BPJS, serta pemenuhan tenaga Dokter Spesialis untuk layanan prioritas RS KJSU KIA dan non KJSU.

Dari sisi kapasitas, RSUD KH Muhammad Thohir mengalami peningkatan signifikan dari sebelumnya sekitar 98 tempat tidur menjadi 137 tempat tidur.

Rumah sakit ini juga telah dilengkapi berbagai fasilitas modern seperti Intensive Care Unit (ICU), Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), layanan hemodialisa, kamar operasi, radiologi, laboratorium, layanan rawat jalan, serta ruang Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Baca Juga :  Petahana Utus LO, Empat Kandidat Rebut Kursi Ketua Apindo Lampung

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa RSUD KH Muhammad Thohir merupakan salah satu dari 66 rumah sakit yang dibangun pemerintah pusat untuk memperkuat layanan kesehatan rujukan daerah.

Rumah sakit tersebut diproyeksikan mampu menangani lima kelompok penyakit penyebab kematian tertinggi, yakni stroke, jantung, kanker, gangguan ginjal, serta layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain gedung dan fasilitas pelayanan yang telah selesai dibangun, pemerintah juga terus melengkapi kebutuhan alat kesehatan modern dan tenaga medis spesialis guna memastikan layanan kesehatan dapat berjalan optimal.

Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Thohir, Pemerintah Provinsi Lampung berharap masyarakat Pesisir Barat, Lampung Barat, dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan rujukan yang lebih mudah dijangkau, sekaligus mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke Bandar Lampung maupun ke luar daerah.

Kehadiran rumah sakit ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan pemerataan pembangunan kesehatan, sehingga masyarakat di wilayah pesisir dan daerah terpencil mendapatkan hak yang sama atas pelayanan kesehatan yang berkualitas. (*)

Berita Terkait

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah
Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar
RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah
Irigasi Way Kawat Memprihatinkan, Bupati Ela Dorong Perbaikan untuk Selamatkan Sawah Petani
Lahir di Lampura, Mayjen TNI Kristomei Sianturi Diangkon Muakhi oleh Ansyori Sabak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:10 WIB

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:12 WIB

Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:14 WIB

DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:13 WIB

RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:20 WIB

DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader

Berita Terbaru

Kebarakan, jl cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa Kota BandarLampung
Foto: Damkar

Pariwisata

Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar

Minggu, 12 Jul 2026 - 11:45 WIB