Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pesawaran, Minggu (1/3/2026) sore.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/Tahun 2026.
Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Jalan Raya Kedondong di Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan; kawasan Balai Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon; jalur menuju Kantor Bupati Pesawaran; serta Jalan Branti Raya yang menghubungkan Kecamatan Natar, Negeri Katon, hingga Gedong Tataan.
Di lokasi Jalan Raya Kedondong, rombongan gubernur yang didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) disambut langsung oleh Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian.
Keduanya berdiskusi terkait percepatan penanganan kerusakan jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.
Gubernur Mirza mengatakan, perbaikan yang saat ini dilakukan masih bersifat sementara. Penanganan difokuskan pada penutupan lubang dan penebalan badan jalan guna menekan risiko kecelakaan selama periode mudik.
“Ini sementara kita tutup lubang-lubang supaya Lebaran bisa nyaman jalannya. Perbaikan permanen akan kita mulai setelah Lebaran,” ujar Mirza.
Ia menjelaskan, perbaikan permanen direncanakan dimulai pada Maret 2026, setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah tersebut diambil agar proses pengerjaan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas saat puncak arus mudik.
Selain kondisi badan jalan, Mirza juga menyoroti persoalan drainase yang dinilai menjadi penyebab utama cepatnya kerusakan aspal.
Di lapangan, ia menemukan banyak saluran air yang tertutup, tersumbat, bahkan tidak berfungsi, sehingga air hujan menggenangi badan jalan.
“Perbaikan jalan tanpa pembenahan drainase hanya akan mengulang kerusakan yang sama setiap tahun,” tegasnya.
Menurut Mirza, genangan air yang dibiarkan berlarut-larut tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga membahayakan keselamatan dan mempercepat kerusakan konstruksi.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pembenahan drainase menjadi bagian dari perbaikan permanen secara menyeluruh, termasuk normalisasi saluran agar air kembali mengalir sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Jalan Branti Raya yang turut ditinjau merupakan jalur vital penghubung sejumlah kecamatan dan diproyeksikan menjadi salah satu lintasan utama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Pemerintah daerah menargetkan perbaikan sementara rampung sebelum puncak arus mudik guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. (*)















