Indonesia Music Expo Kembali Digelar di Ubud, Bali

- Jurnalis

Senin, 21 Maret 2022 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumpa pers Indonesia Music Expo (Imex) di Ubud, Bali - ROB

Jumpa pers Indonesia Music Expo (Imex) di Ubud, Bali - ROB

LAMPUNGCORNER.COM, Ajang Indonesia Music Expo (Imex) akan digelar di Ubud, Bali pada 24 sampai dengan 27 Maret 2022. Selama 4 hari musisi tradisi dari berbagai daerah di tanah air akan tampil di festival ini.

“Imex adalah usaha untuk memperkenalkan musik Nusantara. Aktifitas musik tradisional selama ini berjalan di masing-masing daerah. Exposure nasional yang kurang apalagi di luar negeri, itu yang bikin kita prihatin,” kata direktur Imex Franky Raden saat jumpa pers di Museum Puri Lukisan, Ubud, Senin (21/3).

Adapun mereka yang akan tampil di ajang Imex 2022 adalah Sako Sarikat, Indonesian National Orchestra, Sambasunda, Bona Alit, Jegog Suar Agung, Noizekilla, Dadendate, Pinkan Indonesia, Cilokaq, Aksilarasi, Marinuz Kevin, Folksong of Flores, Tingkilan Kota Raja, Hawaiian Teluk Ambon, Kande Suarasama, Musik Batak Karo serta Riau Rhytm.

Selain penampilan dari seniman yang sudah punya nama di ranah music tradisi, Imex 2022 juga akan diisi dengan talkshow, diskusi serta sharing antar pelaku seni.

Menurut Franky, musik tradisi sesungguhnya memiliki ekosistem tersendiri di industry musik dunia. Karena itu, Imex nantinya akan menghadirkan sejumlah tokoh yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan industry music dunia khususnya musik tradisi.

“Imex ini merupakan upaya kami untuk memperkenalkan musik nusantara kepada ekosistem music dunia,” ujar Franky.

Sementara itu, seniman Bali yang akan tampil di Imex 2022 Bona Alit mengatakan selain menjaga kearifan lokal, festival ini merupakan wadah berinovasi dan berproduksi selain jaga kearifan lokal.

Dengan festival – festival seperti ini kreatifitas generasi muda tumbuh dan kembang. Tidak semata-mata adi seniman pewaris, tapi jadi seniman yang mewariskan sesuatu untuk generasi nanti.

“Dengan kearifan lokal dan kekayaan alam nusantara, apa sih yang Tuhan tidak berikan ke kita. Yang penting mau berkreatifitas. Dulu lekuhur dengan peralatan sederhana bisa, sementara saat ini apa sih yang tidak disiapkan tehnologi untuk berkreasi?,” ucap Bona Alit.

 

Red

Berita Terkait

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026
Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern
Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan
Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu
Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen
Heboh Luna Maya Bertemu Siwon Super Junior di Korsel, Ini Komentar Rekan-rekan Artis
Arti Imsak di Bulan Ramadhan, Benarkah Hanya Ada di Indonesia?  
4 Pekerjaan Sampingan Ini Cocok untuk Mahasiswa
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:43 WIB

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:30 WIB

Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:25 WIB

Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:10 WIB

Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu

Senin, 8 Desember 2025 - 14:03 WIB

Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Hore! Gubernur Mirza Beri Diskon Pajak Kendaraan Bagi Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB