LAMPUNGCORNER.COM, Jepang naik pitam atas ulah Rusia yang mengakui kemerdekaan dua wilayah di timur Ukraina. Tokyo menegaskan siap menjatuhkan sanksi kepada Rusia.
Perdana Menteri Fumio Kishida melabeli keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk sebagai tindakan tak bisa terima. Ia juga menuduh Putin melanggar hukum internasional.
Media Jepang Yomiuri Shimbun melaporkan, sanksi kepada Ukraina akan berupa pelarangan ekspor chip beserta teknologi penting lainnya. Jepang turut mempertimbangkan pembatasan kerja sama dengan sistem perbankan Rusia.
Meski demikian, Kishida mau pun anggota pemerintahan Jepang lainnya belum mengungkap sanksi seperti apa yang akan diterima Rusia, demikian dikutip dari Reuters.
Sebelum Jepang, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat dan Inggris terlebih dulu mengancam menjatuhkan sanksi ke Rusia.
Sikap Jepang kali ini berbeda dengan 2014 lalu. Ketika Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina, Jepang memilih pendekatan lebih lembut terhadap Putin.
Pemerintah Jepang terdahulu dianggap lebih lembek karena berusaha merayu Putin untuk mengembalikan pulau yang diduduki Rusia pada era Perang Dunia. Di samping itu, Rusia merupakan pemasok 21 persen kebutuhan energi di Jepang.
Pada 2021 Rusia memasok lebih dari 12 persen batu bara dan hampir sepersepuluh dari suplai gas natural ke Jepang.
Red















