LampungCorner.com,Tubaba — Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah kios sembako di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), mengundang kepedulian berbagai pihak.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tubaba bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait hadir memberikan bantuan guna meringankan beban korban.
Baznas Tubaba menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta kepada Edi Sauti, pedagang sembako yang kios usahanya ludes terbakar. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, pada Jumat (09/01/2026) melalui Program Baznas Tanggap Bencana, di lokasi kios korban.
Meski kios usaha berada di Panaragan Jaya, Edi Sauti merupakan warga RT 001 RW 001 Tiyuh (Desa) Bandar Dewa, Kecamatan TBT. Kios miliknya terbakar pada Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang menyambar bahan bakar minyak, sehingga api dengan cepat melalap seluruh bangunan kios beserta dagangan di dalamnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban korban dan menjadi motivasi untuk bangkit kembali,” ujar H. Purwanto.
Ia menegaskan, Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Selain Baznas, bantuan juga datang dari Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tubaba berupa logistik dan sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar korban pasca kebakaran. Pemerintah Tiyuh Bandar Dewa juga turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1,5 juta sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya.
Camat TBT yang diwakili oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat, Achmad Nawawi, mengapresiasi sinergi antara Baznas, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait dalam penanganan musibah tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk membantu warga melewati masa sulit.
Hal senada disampaikan Kepala Tiyuh Bandar Dewa, Anwar, yang mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari berbagai pihak. Ia berharap kepedulian ini dapat membantu korban kembali menata kehidupan dan usahanya.
Sinergi antara Baznas, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi korban serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Tubaba. (Rian)










