LampungCorner.com,Tubaba— Diikuti 148 Calon Jamaah Haji (CJH), Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya, resmi membuka Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Gedung PLHUT Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tubaba, Rabu (11/2/2026).
Manasik haji tersebut menjadi tahapan penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Para calon jamaah mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari rukun, wajib, hingga sunnah haji, termasuk aspek kesehatan, keselamatan, dan ketertiban selama berada di Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Novriwan menegaskan bahwa manasik bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bekal utama agar jamaah mampu menjalankan ibadah sesuai tuntunan syariat.
“Melalui kegiatan manasik ini, saya berharap seluruh jamaah calon haji Kabupaten Tubaba dapat memahami secara menyeluruh tata cara pelaksanaan ibadah haji, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental, sehingga dapat meraih predikat haji yang mabrur,” ujar Novriwan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan saling membantu antar jamaah selama berada di Tanah Suci. Menurut dia, setiap jamaah membawa nama baik daerah, sehingga sikap disiplin dan tertib perlu dijaga sepanjang rangkaian ibadah.
Bupati turut mendoakan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Bimbingan manasik haji ini dipandu langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tubaba, H. Efrizon. Materi disampaikan secara terintegrasi dan aplikatif agar jamaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap dalam praktik di lapangan.
Kegiatan manasik dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 11–12 Februari 2026.
Pemerintah Kabupaten Tubaba menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi pelayanan ibadah haji sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di bidang keagamaan.
“Melalui pembekalan ini, diharapkan 148 calon jamaah haji asal Tubaba dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah sebagai haji dan hajjah yang mabrur,” pungkasnya. (Rian)










