LampungCorner.com, TUBABA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin (6/4/2026).
Mengusung tema “Bertumbuh Berdaya Bersama”, peringatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan daerah.
Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Tubaba, dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa usia ke-17 bukan sekadar perayaan, melainkan titik penting untuk memperkuat sinergi dan mempercepat pembangunan yang berkualitas.
“Momentum hari jadi ini harus menjadi penguat tekad kita untuk terus bertumbuh dan berdaya bersama. Ini bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata dalam menjawab tantangan pembangunan,” ujarnya.
Bupati juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian pembangunan sejak Tubaba berdiri pada 3 April 2009. Menurutnya, berbagai kemajuan yang diraih merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat.
Ia mengapresiasi harmonisasi kerja antara legislatif dan eksekutif dalam menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang berdampak pada kemajuan di berbagai sektor.
“Kerja sama ini telah mendorong perkembangan di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, hingga kebudayaan,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan tahun 2025 yang menunjukkan tren positif.
Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,15 persen, PDRB per kapita meningkat menjadi Rp55,87 juta, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 70,61 poin.
Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 3,71 persen dan angka kemiskinan turun menjadi 6,72 persen.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama, sekaligus menjadi pijakan untuk melangkah menuju pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas melalui penguatan sektor unggulan, pemberdayaan UMKM, serta sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci untuk mewujudkan Tubaba yang maju,” tambahnya.
Sementara itu, mewakili Gubernur Lampung, Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Bayana, turut menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Tubaba.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan selamat Hari Jadi ke-17 Kabupaten Tulang Bawang Barat. Semoga semakin maju, masyarakatnya kian sejahtera, dan pembangunannya merata serta berkelanjutan,” ucapnya.
Ia menilai Tubaba sebagai salah satu daerah dengan perkembangan signifikan, didukung konsep pembangunan inovatif, penguatan identitas budaya, serta penataan kawasan yang terarah.
Menurutnya, potensi sektor pertanian, perkebunan, dan ekonomi kreatif menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Bayana juga menekankan pentingnya sinergi antarwilayah guna memperlancar distribusi, memperluas akses pasar, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Lampung.
Di tengah kebijakan efisiensi nasional, ia mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara cermat dan tepat sasaran.
“Efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan, tetapi memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mendorong peningkatan inovasi dan kolaborasi sebagai strategi menghadapi keterbatasan sumber daya.
“Momentum hari jadi ini harus menjadi refleksi sekaligus motivasi untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan, dan membangun daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang, Sekretaris Daerah Tubaba, para asisten, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. (*)
Laporan: Leli Yanti
Editor: Furkon Ari















