LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada Acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 yang digelar di Ballroom Flores Hotel Borobudur, Jakarta, Senin malam (1/12/2025).
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri yang diserahkan oleh Direktur Pusat Data Analisis Tempo, Philipus Parera.
Penghargaan bertajuk “Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah” itu diberikan untuk kategori Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional sektor Penanggulangan Kemiskinan pada tingkat provinsi dengan kapasitas fiskal tinggi, sebuah pengakuan terhadap upaya konsisten pemerintah daerah menekan angka kemiskinan.
Penilaian dilakukan berdasarkan dua indikator utama, yakni persentase penduduk miskin (P0) dan kedalaman kemiskinan (P1). Keduanya dianggap menggambarkan kondisi riil masyarakat, tidak hanya dari sisi jumlah penduduk miskin, tetapi juga tingkat kesejahteraan mereka.
Menurut data sepakat-demo.bappenas.go.id, P0 menunjukkan proporsi penduduk dengan pengeluaran di bawah garis kemiskinan, sementara P1 mengukur kedalaman kekurangan pengeluaran tersebut. Semakin kecil nilai P1, semakin ringan beban ekonomi yang ditanggung masyarakat miskin.
Lampung berhasil menunjukkan kemajuan yang menonjol dengan menurunkan P0 sebesar 0,69 persen dan P1 sebesar 0,10 persen lebih baik dari rata-rata provinsi dengan kapasitas fiskal tinggi yang hanya mencatat penurunan 0,41 persen untuk P0 dan 0,03 persen untuk P1.
Penurunan P0 menandakan semakin banyak warga Lampung yang berhasil bangkit dari garis kemiskinan. Di sisi lain, penurunan P1 menggambarkan bahwa mereka yang masih berada di kategori miskin kini menghadapi beban hidup yang tidak sedalam sebelumnya.
Pencapaian ini memperlihatkan bahwa berbagai program sosial, dukungan fiskal, serta pergerakan ekonomi masyarakat Lampung bekerja efektif. Lampung pun dinilai menjadi salah satu provinsi yang mampu mengakselerasi penurunan kemiskinan secara nyata dan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari









