LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perkembangan terbaru kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia.
Dalam update terbarunya, ia menyebut COVID-19 Omicron sudah terdeteksi sebanyak 152 kasus. Angka ini naik 16 kasus ketimbang data yang diperbaharui sebelumnya pada Jumat (31/12/2021) lalu.
Selain itu, Luhut mengungkapkan kasus Omicron di Indonesia berada pada peringkat ke-40 secara global.
“Mengenai omicron memang sudah berkembang menjadi 132 negara, dan kita masuk dalam ranking 40,” ucap Luhut dalam konferensi pers virtualnya, Senin (3/1/2022).
“Jadi jumlah kasus omicron di Indonesia sekarang ada 152 omicron, dan yang sudah sembuh 23 persen dari situ jadi dari 152. Jadi angka ini memang masih kita lihat cukup baik dibandingkan yang lain satu,” imbuh dia.
Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, total kasus varian Omicron di seluruh dunia saat ini sudah mencapai angka 408 ribu. Padahal, pekan lalu kasus secara global masih berjumlah 184 ribu.
“Negara yang sudah terdeteksi ada omicron naik dari 115 negara Minggu lalu menjadi 132 negara. Paling banyak sekarang ada di daerah Eropa [seperti] Inggris, Denmark, dan Amerika itu semuanya di atas 20 ribu. Afrika Selatan sendiri sudah turun ke angka 1.800-an,” jelas Budi Gunadi.
Sementara untuk di tingkat Asia Tenggara, Budi menyebutkan Singapura masih menjadi yang tertinggi dengan 1.600 kasus terkonfirmasi.
“Negara di Asia Tenggara yang di atas kita adalah Singapura 1.600, dan Thailand 1.500. Indonesia ada di posisi 40 jumlahnya per hari ini 152, ada tambahan 16 dibandingkan 2 hari yang lalu dan semuanya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri,” tutur Budi Gunadi. (*)















