Luhut Sebut Kasus Omricon di Indonesia Ranking 40 Dunia

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Kamis (1/12/2021). Foto: Kemenko Marves

Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Kamis (1/12/2021). Foto: Kemenko Marves

LAMPUNGCORNER.COM, Jakarta – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perkembangan terbaru kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia.

Dalam update terbarunya, ia menyebut COVID-19 Omicron sudah terdeteksi sebanyak 152 kasus. Angka ini naik 16 kasus ketimbang data yang diperbaharui sebelumnya pada Jumat (31/12/2021) lalu.

Selain itu, Luhut mengungkapkan kasus Omicron di Indonesia berada pada peringkat ke-40 secara global.

“Mengenai omicron memang sudah berkembang menjadi 132 negara, dan kita masuk dalam ranking 40,” ucap Luhut dalam konferensi pers virtualnya, Senin (3/1/2022).

“Jadi jumlah kasus omicron di Indonesia sekarang ada 152 omicron, dan yang sudah sembuh 23 persen dari situ jadi dari 152. Jadi angka ini memang masih kita lihat cukup baik dibandingkan yang lain satu,” imbuh dia.

Baca Juga :  HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Putri Zulhas

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, total kasus varian Omicron di seluruh dunia saat ini sudah mencapai angka 408 ribu. Padahal, pekan lalu kasus secara global masih berjumlah 184 ribu.

“Negara yang sudah terdeteksi ada omicron naik dari 115 negara Minggu lalu menjadi 132 negara. Paling banyak sekarang ada di daerah Eropa [seperti] Inggris, Denmark, dan Amerika itu semuanya di atas 20 ribu. Afrika Selatan sendiri sudah turun ke angka 1.800-an,” jelas Budi Gunadi.

Baca Juga :  JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat

Sementara untuk di tingkat Asia Tenggara, Budi menyebutkan Singapura masih menjadi yang tertinggi dengan 1.600 kasus terkonfirmasi.

“Negara di Asia Tenggara yang di atas kita adalah Singapura 1.600, dan Thailand 1.500. Indonesia ada di posisi 40 jumlahnya per hari ini 152, ada tambahan 16 dibandingkan 2 hari yang lalu dan semuanya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri,” tutur Budi Gunadi. (*)

 

Berita Terkait

Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Putri Zulhas
Hotman Paris Minta Maaf ke PWI dan Organisasi Wartawan Lainnya
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Prabowo Resmikan B50, Target Kurangi Impor BBM
JKN Kian Kokoh, Layani 282,7 Juta Peserta dan Jadi Fondasi SDM Indonesia Sehat
BRN Ungkap Agenda Jokowi di Lampung, Fokus Silaturahmi dengan Masyarakat
Gubernur Mirza Hadiri Penyerahan Juara Lomba “Cawo Bubalah Lampung” Rangkaian Agenda Hardiknas 2026
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:06 WIB

Bangga Lampung Jadi Tuan Rumah, Ruby Chairani Siap Hadiri Kick-Off HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:29 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung Dapat Dukungan Penuh dari Putri Zulhas

Senin, 20 Juli 2026 - 13:08 WIB

Hotman Paris Minta Maaf ke PWI dan Organisasi Wartawan Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:20 WIB

DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Resmikan B50, Target Kurangi Impor BBM

Berita Terbaru

TULANGBAWANG BARAT

Ratusan Pelajar Tubaba Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Lomba Gerak Jalan

Kamis, 13 Agu 2026 - 15:21 WIB