Melonjak Jumlah Warga Lampura Keracunan, Kepala Dinkes : Butuh Waktu Seminggu Untuk Dapatkan Hasil Lab

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER, Lampura –  Masyarakat Lampung Utara berharap agar Dinas Kesehatan memberikan informasi secepatnya hasil lab penyebab keracunan masal. Hal ini terkait dengan ratusan orang warga RT 01 dan RT 02, LK 05 Kebun Lima, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, mengalami diare, mual, dan muntah, setelah menyantap makanan punjung yang terjadi pada Senin 19 Mei dan Rabu 21 Mei lalu.

Penting mengetahui penyebab keracunan, karena salah menduga penyebab keracunan makanan dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan, Jum’at (23/5/2025)

Untuk itu penting bagi masyarakat untuk mengetahui secepatnya penyebab dugaan keracunan yang dialami masyarakat LK 5 Tanjung Senang.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Lampung Ikuti Safari Ramadan di Lampung Utara

Sebelum nya untuk mengidentifikasi penyebab keracunan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara adalah dr Maya Natalia Manan, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus ini, melalui penyelidikan epidemiologi.

“Termasuk memeriksa tempat memasak, dan cara memasak, untuk mengetahui apakah ada bahan-bahan pestisida disana” kata dr. Maya Manan.

dr. Maya, memastikan hasil dari penyelidikan dinas kesehatan akan dibuatkan kronologis, dan apa penyebab terjadinya kasus ini.

Selain itu pihak dinas kesehatan juga sudah mengambil sample muntahan, dan kotoran korban untuk diteliti, di laboratorium milik Dinas kesehatan provinsi Lampung.

“Salah satunya kita ambil sample dari muntahan dan feses, sample itu kita bawa ke Provinsi” tuturnya.

Baca Juga :  Polemik 24 Proyek Infrastruktur Lampura, Farouk: Klarifikasi Kadarsyah Justru Perkuat Dugaan Lemahnya Perencanaan Dinas

Dalam seminggu baru bisa didapatkan hasilnya.

Dugaan keracunan makanan ini mengakibatkan 264 orang mengalami sakit perut, diare, mual dan muntah.

54 korban harus dilarikan ke tiga rumah sakit yang ada di Lampung Utara, 18 orang di rawat di Rumah sakit umum, HM Ryacudu, 28 orang lainnya di rawat di Handayani, dan 8 orang di rumah sakit CMC candimas, sisa nya rawat jalan

Diketahui saat ini telah didirikan posko di Lingkungan Lima Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan.

Berita Terkait

Pantau Harga dan Stok Sembako, Wabup Romli Cek Langsung ke Pasar Sentral
Ramadan Penuh Haru, Warga Binaan Lapas Kotabumi Nikmati Buka Puasa Bersama Keluarga
Polemik 24 Proyek Infrastruktur Lampura, Farouk: Klarifikasi Kadarsyah Justru Perkuat Dugaan Lemahnya Perencanaan Dinas
DPRD Provinsi Lampung Ikuti Safari Ramadan di Lampung Utara
Manasik Haji Lampung Utara Diwarnai Polemik Konsumsi, CJH Mengaku Tak Kebagian
Molor dari Jadwal, Tender Proyek Infrastruktur Ditarget Mulai Maret
Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah di Kotabumi Ludes Kurang dari Satu Jam
Pemkab Lampung Utara Percepat Digitalisasi Koperasi, SIMKOPDES Jadi Andalan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:59 WIB

Pantau Harga dan Stok Sembako, Wabup Romli Cek Langsung ke Pasar Sentral

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:53 WIB

Ramadan Penuh Haru, Warga Binaan Lapas Kotabumi Nikmati Buka Puasa Bersama Keluarga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:00 WIB

Polemik 24 Proyek Infrastruktur Lampura, Farouk: Klarifikasi Kadarsyah Justru Perkuat Dugaan Lemahnya Perencanaan Dinas

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:14 WIB

DPRD Provinsi Lampung Ikuti Safari Ramadan di Lampung Utara

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:08 WIB

Manasik Haji Lampung Utara Diwarnai Polemik Konsumsi, CJH Mengaku Tak Kebagian

Berita Terbaru