Mengapa Remaja Mudah Terjerumus Narkoba? Ini Faktor-Faktor Pemicunya!

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi obat-obatan. Foto pexels.com

Ilustrasi obat-obatan. Foto pexels.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus menjadi perhatian serius. Fenomena ini bukan hanya soal perilaku berisiko, tetapi juga hasil dari kombinasi kompleks faktor pribadi, keluarga, lingkungan, pendidikan, hingga kondisi sosial masyarakat.

Berdasarkan penelitian Dr. Zainuddin Hasan,S.H.,M.H., menunjukkan bahwa berbagai aspek tersebut saling mempengaruhi, membuat remaja lebih rentan terjerumus.

1. Faktor Pribadi

Rasa ingin tahu yang tinggi sering kali menjadi pintu masuk pertama. Banyak remaja mencoba narkoba tanpa memahami konsekuensinya.

Tekanan emosional, seperti kecemasan atau stres, membuat mereka melihat narkoba sebagai “jalan pintas” untuk meredakan beban psikologis. Pilihan instan ini justru membawa risiko besar bagi masa depan mereka.

2. Faktor Keluarga

Lingkungan keluarga adalah benteng pertama perlindungan remaja. Namun ketika perhatian dan kontrol orang tua melemah biasanya karena kesibukan, celah itu menjadi peluang besar bagi remaja untuk salah langkah.

Baca Juga :  RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Minimnya komunikasi membuat mereka mencari perhatian dan penerimaan di luar rumah. Jika jatuh pada pergaulan yang salah, risiko penyalahgunaan narkoba pun meningkat.

3. Faktor Lingkungan

Lingkungan sekitar memiliki pengaruh kuat dalam membentuk perilaku remaja. Kehidupan sosial yang individualis membuat kontrol sosial melemah.

Ketika lingkungan dipenuhi perilaku negatif, termasuk penggunaan narkoba, remaja yang belum matang secara emosional lebih mudah terseret arus.

4. Faktor Pendidikan

Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah pembentukan karakter. Sayangnya, jika edukasi tentang bahaya narkoba tidak berjalan efektif, siswa menjadi kurang memahami risiko nyata.

Minimnya sosialisasi membuat mereka lebih mudah mencoba hal berbahaya ini, apalagi jika mendapat tekanan atau ajakan dari teman sebaya.

Baca Juga :  HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung

5. Faktor Sosial

Banyak remaja merasa terasing akibat minimnya kedekatan dengan keluarga atau lemahnya ikatan sosial di lingkungan sekitar.

Ketika mereka merasa tidak memiliki tempat untuk bercerita, rasa kesepian dan stres itu dapat membuat narkoba tampak seperti pelarian. Padahal, yang mereka butuhkan adalah ruang aman dan dukungan emosional.

Jika keluarga, sekolah, dan masyarakat mampu saling bersinergi dalam memberikan perhatian dan edukasi, peluang remaja untuk terhindar dari penyalahgunaan narkoba akan jauh lebih besar.

Upaya pencegahan harus berjalan bersama, mulai dari lingkungan terkecil hingga kebijakan sosial yang berpihak pada penguatan karakter generasi muda. (*)

Sumber: ejurnal.politeknikpratama.ac.id

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
HIPMI CHAMPIONS CUP 2026 Digelar di GOR UIN, Perkuat Semangat Sportivitas Pelajar se-Lampung
Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Sabtu, 19 September 2026 - 21:49 WIB

Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

Sabtu, 19 September 2026 - 13:03 WIB

Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel

Berita Terbaru