Milenial Utamakan Kesehatan Mental saat Pilih Tempat Kerja, Ini Risetnya

- Jurnalis

Kamis, 3 Februari 2022 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja milenial. Foto: Shutterstock

Ilustrasi pekerja milenial. Foto: Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Saat ini, di dunia kerja sudah mulai diisi dan diambil alih oleh para generasi milenial dan Z. Para generasi baby boomers sudah mulai pensiun satu per satu.

Dilansir KTNV, saat ini sebanyak 46 persen tenaga kerja terdiri dari kedua generasi anak muda tersebut. Data ini didapat dari studi Gallup yang menunjukkan bahwa para generasi muda lebih memilih mendapatkan dukungan kesehatan mental saat pencarian kerja.

Hal ini cukup berbeda dengan para generasi baby boomers yang lebih peduli tentang pengambilan keputusan etis di dalam kepemimpinan.

Sebanyak 60 persen generasi Z mengatakan kalau dukungan kesehatan mental adalah faktor kunci dalam pencarian kerja. Untuk mereka memutuskan apakah atasannya peduli dengan kesejahteraan hidup mereka atau enggak.

Saat ini ada sesuatu yang juga harus diperhatikan oleh perusahaan, yaitu pengunduran diri yang banyak dari karyawan, kelelahan yang dirasakan akibat COVID-19, dan juga orang-orang yang mengevaluasi kembali cara mereka melihat keseimbangan di kehidupan kerja.

Direktur eksekutif dari Foundation for Recovery, Sean O’Donnell, mengatakan bahwa masalah kesehatan mental dan penyalahgunaan zat sering berjalan seiringan. Mereka mulai melihat hal itu meningkat drastis dari orang-orang yang menggunakan layanannya.

Menurut O’Donnell, sudah waktunya sektor swasta mulai sadar akan kebutuhan dukungan kesehatan mental dan adanya sumber daya lokal yang gratis untuk membantu.

Ia menyebutkan bahwa ia menciptakan inisiatif baru yang disebut dengan inisiatif tempat kerja yang ramah pemulihan. Tujuan dari inisiatif ini adalah menyediakan sumber daya yang gratis, pelatihan khusus, dan mencocokkan pemberi kerja dengan duta tempat kerja yang ramah pemulihan.

“Membimbing mereka melalui proses, mulai membuat perubahan ini ada di tempat kerja sehingga kami memberikan pelatihan, sumber daya yang gratis, dan bimbingan kepada pemilik bisnis tentang cara untuk mulai membuat perubahan ini,” ungkap O’Donnell.

Ia juga mengatakan bahwa perusahaan yang menjadikan kesejahteraan karyawannya sebagai prioritas utama, akan membantu keuntungan mereka dengan lebih sedikit ketidakhadiran, peningkatan produktivitas, dan peningkatan retensi.

 

Red

Berita Terkait

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026
Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern
Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan
Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu
Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen
Heboh Luna Maya Bertemu Siwon Super Junior di Korsel, Ini Komentar Rekan-rekan Artis
Arti Imsak di Bulan Ramadhan, Benarkah Hanya Ada di Indonesia?  
4 Pekerjaan Sampingan Ini Cocok untuk Mahasiswa
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:43 WIB

Jamaah Muslimin (Hizbullah) Tetapkan Idul Fitri Jatuh 20 Maret 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:30 WIB

Ketua Dekranasda Lampung Komitmen Jadikan Warisan Budaya, Kekuatan Ekonomi Kreatif Berbasis Inovasi Modern

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:25 WIB

Kamis Beradat Mulai Diterapkan, Wagub Jihan: Bahasa Lampung Harus Jadi Kebiasaan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:10 WIB

Lulus Graduasi Mandiri, Wagub Lampung Apresiasi 417 KPM PKH di Pringsewu

Senin, 8 Desember 2025 - 14:03 WIB

Aplikasi Bukan Sekadar Layanan, Kini Jadi Penggerak Niat Beli Konsumen

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Hore! Gubernur Mirza Beri Diskon Pajak Kendaraan Bagi Masyarakat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:55 WIB