Musim Hujan Uji Ketahanan Jalan Nasional Lampung, BPJN Lakukan Penanganan Darurat

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengerjaan penutupan lubang di Jalan Soekarno–Hatta Kabupaten Lampung Utara mulai dilakukan, Senin (16/2/2026).

Pengerjaan penutupan lubang di Jalan Soekarno–Hatta Kabupaten Lampung Utara mulai dilakukan, Senin (16/2/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Kerusakan jalan di ruas Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah hingga Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, kian memprihatinkan. Musim hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa bulan terakhir mempercepat degradasi badan jalan, memaksa Kementerian Pekerjaan Umum mengambil langkah percepatan penanganan.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung (BPJN Lampung), perbaikan difokuskan pada penutupan lubang serta penanganan genangan air di jalur nasional strategis yang menghubungkan Provinsi Lampung dengan Sumatera Selatan dan Bengkulu.

Ruas ini bukan sekadar akses lintas kabupaten, melainkan nadi utama mobilitas dan logistik antar provinsi. Namun, curah hujan yang terus mengguyur menyebabkan lubang bermunculan di banyak titik. Tak sedikit di antaranya memicu genangan air dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengguna jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Lampung, Guruh Samodra Aji, mengatakan pekerjaan yang tengah berlangsung mencakup kegiatan preservasi jalan dan jembatan sepanjang kurang lebih 80 kilometer.

Baca Juga :  Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

“Fokus saat ini adalah penutupan lubang dan penanganan genangan. Curah hujan yang tinggi membuat jumlah lubang bertambah signifikan,” ujar Guruh, Senin (16/2/2026).

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Aprilyo Construction dan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi cuaca. Hujan yang kerap turun di lapangan menjadi tantangan tersendiri, sekaligus faktor pembatas dalam percepatan perbaikan.

Tak hanya perbaikan rutin, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka menengah melalui peningkatan konstruksi jalan. Pada tahun 2026, perkerasan beton (rigid pavement) direncanakan dibangun di Simpang Kebon Empat, ruas Jalan Soekarno–Hatta. Penguatan struktur ini diharapkan mampu menahan beban kendaraan berat yang selama ini menjadi pemicu utama kerusakan aspal.

BPJN Lampung pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan serta mematuhi rambu lalu lintas yang terpasang. Gangguan sementara selama proses perbaikan diminta untuk dimaklumi demi menjamin keselamatan dan kelancaran jalur transportasi antar provinsi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Kalimantan Barat

Perbaikan ini menjadi ujian nyata pengelolaan infrastruktur jalan nasional di tengah cuaca ekstrem. Di satu sisi, tuntutan mobilitas dan distribusi barang terus meningkat, sementara di sisi lain, daya tahan konstruksi jalan kerap kalah oleh kombinasi hujan lebat dan beban kendaraan berat.

Sebelumnya, hujan yang hampir tanpa jeda mengguyur Lampung Utara dalam sebulan terakhir tidak hanya memicu luapan sungai dan merendam ratusan rumah warga di sejumlah daerah, tetapi juga memberikan dampak serius pada infrastruktur jalan.

Sejumlah ruas, mulai dari jalan nasional, provinsi, kabupaten hingga jalan lingkungan dan desa, dilaporkan rusak parah dan dipenuhi lubang yang mengancam keselamatan pengguna jalan. (*)

Berita Terkait

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu
Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan
Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:08 WIB

Pipa JDU 900 Milimeter Rusak, Distribusi Air PDAM Bandar Lampung Terganggu

Selasa, 8 September 2026 - 16:36 WIB

Pemkab Lampura Siap Dukung HPN dan Porwanas 2027, Potensi Lokal Bakal Ditampilkan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Berita Terbaru