LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Niat sederhana ingin menikmati segarnya buah dogan justru berujung pengalaman tak terlupakan bagi Hendra (29), warga Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Aksi nekatnya memanjat pohon kelapa, Senin (16/2/2026), berakhir dengan situasi darurat ketika ia tak lagi mampu turun dan terjebak di ketinggian.
Alih-alih membawa pulang setandan dogan, Hendra malah harus meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Utara (DPKP) untuk mengevakuasinya dari atas pohon.
Peristiwa unik tersebut terjadi di belakang Rumah Makan Taruko 2 Kecamatan Abung Selatan. Kepala DPKP Kabupaten Lampung Utara, Khairul Anwar, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan warga melalui call center darurat mengenai seorang pria yang terjebak di pohon kelapa saat hendak memetik dogan.
“Kami menerima laporan dari warga melalui call center darurat. Informasinya ada seorang warga yang tidak bisa turun setelah memanjat pohon kelapa untuk mengambil dogan,” ujar Khairul saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Merespons laporan tersebut, DPKP langsung mengerahkan Tim Piket Merah III yang terdiri dari enam personel. Dengan peralatan penyelamatan lengkap, petugas bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi.
Aksi penyelamatan itu berlangsung dramatis namun juga mengundang senyum warga sekitar. Ketegangan perlahan berubah menjadi rasa lega ketika Hendra akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat.
“Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar. Korban atas nama Hendra berhasil diturunkan dalam kondisi selamat tanpa mengalami luka,” ungkap Khairul.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa aktivitas yang tampak sederhana, seperti memanjat pohon kelapa, dapat berubah menjadi situasi darurat jika tidak dibarengi kesiapan fisik dan peralatan yang memadai.
Khairul menegaskan, tugas DPKP tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran. Pihaknya juga melayani berbagai operasi penyelamatan non-kebakaran, mulai dari evakuasi hewan, penyelamatan warga terjebak, hingga kejadian-kejadian unik seperti warga tersangkut di pohon.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, DPKP Kabupaten Lampung Utara membuka layanan Call Center Darurat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan cepat.
Bagi warga Lampung Utara yang menghadapi kondisi darurat, baik kebakaran maupun situasi penyelamatan lainnya, dapat segera menghubungi layanan tersebut.
Sementara bagi Hendra, kejadian ini kemungkinan besar akan menjadi cerita panjang yang lebih sering dikenang dengan tawa daripada rasa tegang. (*)










