Oknum Dokter Klinik Abaikan Keselamatan Pasien, Ketua IDI Dan Dinkes Belum Tanggapi 

- Jurnalis

Kamis, 5 Oktober 2023 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, Tubaba–Oknum Dokter pada salah satu klinik di Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, diduga abaikan keselamatan pasien.

Hal tersebut diungkapkan Jarwati (60) selaku ibu kandung  pasien warga Tiyuh (Desa) Karta, kepada lampungcorner.com pada (5/10/2023). 

Menurutnya, pasien LA (27) masuk di klinik tersebut  pada Minggu (1/10/2023) lalu. Dengan maksud ingin berobat karena dalam kondisi hamil besar hendak melahirkan. 

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis klinik, pasien harus dilakukan perawatan (inap)” Katanya. 

Ironisnya kata dia, dari hari pertama pasien masuk pada malam hari hingga keesokan pagi, tidak ada pemantauan yang dilakukan oleh pihak klinik terkait. 

“Sampai pagi, putri saya mengalami pendarahan dan pecah ketuban, pihak klinik tidak ada tindakan sama sekal” Jelasnya. 

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Saat kondisi pasien dalam keadaan tidak baik, akhirnya Dokter di klinik setempat melakukan pemeriksaan terhadap pasien, dan bergegas  membuat surat rujukan ke Rumah Sakit terdekat.

Sementata suami pasien Adri juga menyesalkan saat pihak klinik melakukan tindakan rujukan terhadap pasien tidak menggunakan mobil ambulans, padahal pihaknya menggunakan asuransi BPJS Kesehatan.

“Kami pihak keluarga sangat menyesalkan kejadian ini dan minta dinas terkait juga pihak BPJS untuk melakukan kajian ulang terhadap management klinik, sebab pihak klinik dianggap tidak bekerja secara profesional” kata nya. 

Bahkan kata dia, klinik tersebut sering tidak ada dokter pada saat pasien akan berobat, sehingga pasien merasa terlantar. Selain itu, pelayanan BPJS hampir setiap hari selalu bermasalah karena dokternya tidak ada.

Baca Juga :  Penerima Manfaat Keracunan, Ketua Karang Taruna Tegineneng Minta DPRD dan Pemda Pesawaran Evaluasi SPPG Trimulyo

Berdasar pantauan, saat ini kondisi pasien telah melahirkan, keduanya dalam keadaan selamat setelah dilakukan tindakan operasi sesar di RS. As-syifa Medika, Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar. 

“Pasca operasi Pasien sudah dapat diperbolehkan pulang, sedangkan bayinya harus tetap dalam perawatan intensif di rumah sakit karena sempat terkontaminasi air ketuban saat masih dalam kandungan” Ujar satu diantara tenaga medis setempat. 

Hingga berita ini dilangsirkan, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tubaba Pramono, dan Dinkes setsmpat belum memberi tanggapan terkait  kinerja oknum dokter di klinik tersebut.(*) 

 

Berita Terkait

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Berita ini 433 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Berita Terbaru