Pegawai Outsourcing PT KAI Curi 18 Rel Cadangan Kereta Api

- Jurnalis

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono saat bersama Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi saat konferensi pers kasus pencurian rel kereta api di Polsek Kepanjen, Jum'at

Kapolres Malang, AKBP Bagoes Wibisono saat bersama Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi saat konferensi pers kasus pencurian rel kereta api di Polsek Kepanjen, Jum'at

LAMPUNGCORNER.COM, Malang — Pegawai outsourcing PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 8 Surabaya tertangkap tangan tengah mencuri besi rel kereta api cadangan di kawasan Desa Ardirejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang pada 7 Agustus lalu.

Ada dua orang pelaku yang terbukti melakukan pencurian tersebut, yakni Fendi Purnama Putra (31), warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji dan Muhammad Azami (31) warga Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Kepanjen. Ia dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Mereka terancaman pidana hukuman penjara paling lama 7 tahun,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Baoes Wibisono saat konferensi pers di Polsek Kepanjen, Jum’at (20/8/2021).

Baca Juga :  Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Bagoes menjelaskan, kedua pelaku itu beraksi saat situasi rel sepi dari arus kereta api, di samping mereka pun juga tahu jadwal kereta api melintas di area yang menjadi target sasaran.

“Selain kedua pelaku ini, diduga juga ada keterlibatan oknum pegawai tetap PT KAI Daops 8. Untuk oknum ini saat ini kita sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Malang dari hasil pencurian kedua diantaranya berupa 18 meter besi rel dan mobil pick up sebagai sarana pencurian.

Baca Juga :  Wabup Azwar Hadi Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Lamtim Promosikan Perhutanan Sosial

“Kerugian negara akibat ulah dua orang pelaku ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset PT KAI Daops 8 Surabaya, Safriadi mengatakan berdasarkan pemeriksaannya di internal PT KAI, kedua pelaku tersebut terhitung sudah berulang kali melakukan pencurian tersebut.

“Yang ketahuan sebanyak 15 kali melakukan tindakan pencurian,” katanya.

“Besi rel yang dicuri pelaku ini adalah rel cadangan yang biasa diletakkan di area rel yang aktif,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah
Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita
Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Senin, 28 September 2026 - 19:48 WIB

Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB