Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Polda Lampung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka mendukung pengamanan arus mudik dan balik pada Operasi Ketupat, Senin (9/3/2026) di GSG Polda setempat.
Rakor menitikberatkan pada kesiapan pengamanan jalan yang akan dilalui pemudik yang diprediksi lebih memilih jalur arteri karena tol mahal.
Selain itu juga menyoroti penyeberangan dari Pelabuhan Ciwandan di Cilegon menuju Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang di Bandar Lampung.
Rapat ini melibatkan berbagai instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah, TNI, operator pelabuhan, hingga pihak transportasi darat, laut, dan udara guna memastikan seluruh kesiapan pelayanan bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik.
Dalam rapat tersebut dibahas secara khusus pengoperasian dermaga khusus bagi para pemudik pengguna sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan yang akan menyeberang ke Lampung demikian juga sebaliknya.
Skema ini diharapkan dapat memperlancar distribusi kendaraan roda dua yang setiap tahun mendominasi arus penyeberangan.
Polda Lampung bersama instansi terkait juga memastikan kesiapan seluruh moda transportasi yang digunakan pemudik, baik transportasi darat, laut maupun udara, termasuk ketersediaan armada kapal penyeberangan.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral memastikan seluruh unsur telah siap, mulai dari pengamanan jalur mudik, kesiapan transportasi laut, darat dan udara, hingga ketersediaan bahan bakar minyak bagi para pemudik.
Polda lampung juga memastikan distribusi BBM tetap aman dan cukup selama periode mudik hingga arus balik.
Pengawalan terhadap rombongan pemudik akan dilakukan sejak dari pelabuhan titik awal hingga memasuki wilayah Lampung guna memberikan rasa aman selama perjalanan.
Dalam kesempatan tersebut, Polda Lampung juga meluncurkan aplikasi digital bernama Siger Presisi Lampung yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk memantau kondisi lalu lintas, kepadatan jalur mudik, serta informasi rute perjalanan secara real time.
“Aplikasi Siger Presisi Lampung kami hadirkan agar para pemudik dapat memantau situasi rute yang akan ditempuh, termasuk kondisi lalu lintas dan titik-titik kepadatan sehingga perjalanan dapat direncanakan dengan lebih aman,” ujar Kapolda Lampung Irjen Helfy Assegaf.
Irjen Helfy juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta menjaga kesehatan selama perjalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Terkait tiket penyeberangan, Kapolda menyebutkan bahwa tiket mudik untuk periode puncak saat ini telah habis terjual.
Namun pihaknya bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan penambahan kuota tiket.
“Kami mengetahui bahwa tiket penyeberangan untuk periode tertentu sudah sold out. Namun kami terus berkoordinasi dengan operator kapal agar apabila memungkinkan dapat disiapkan tiket tambahan sehingga masyarakat tetap dapat terlayani,” ujarnya.
Selain itu, Polda Lampung juga berkoordinasi dengan operator kapal agar meningkatkan standar keselamatan, termasuk menyiapkan jumlah pelampung yang lebih banyak, khususnya pada kapal yang mengangkut kendaraan umum yang digunakan para pemudik.
Sementara itu, GM ASDP Indonesia Ferry Partogi menyatakan siap mendukung penuh kelancaran arus mudik tahun ini dengan memastikan kesiapan armada, pelabuhan, serta sistem tiket.
Pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan, termasuk pengaturan jadwal kapal, optimalisasi dermaga, serta penambahan petugas pelayanan di pelabuhan.
“ASDP berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama arus mudik dan balik. Kami juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik selama penyeberangan,” ujar perwakilan ASDP.
Di sisi lain, menurut pemaparan dari Kombes Pol Fadly Munzir Ismail kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Lampung juga menjadi perhatian dalam mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
Beberapa ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan seperti lubang dan permukaan aspal yang tidak merata, yang berpotensi mengganggu kenyamanan serta keselamatan pemudik.
“Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah mendorong percepatan perbaikan pada titik-titik jalan rusak yang berada di jalur utama maupun jalur alternatif mudik, agar mobilitas kendaraan tetap lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” ungkapnya.
“Dengan sinergi lintas sektor tersebut, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya di kampung halaman,” tutupnya. (*)















