Pengembalian Alkes Tak Hapus Dosa, Mantan Kepala Ruangan Radiologi Terancam Dipecat

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiskes Lampung Utara, dr. Maya Natalia Manan saat diwawancarai awak media.

Kadiskes Lampung Utara, dr. Maya Natalia Manan saat diwawancarai awak media.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Kasus hilangnya alat kesehatan (Alkes) Radiologi X di RSUD H.M. Ryacudu Kotabumi terus berbuntut panjang. Mantan Kepala Ruangan Radiologi, yang diketahui bernama Tri Suartini, kini terancam diberhentikan atau pemecatan secara tidak hormat meski sudah mengembalikan alat tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Utara, dr. Maya Natalia Manan, membenarkan alat radiologi itu telah dikembalikan. “Memang benar alatnya sudah kembali,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

Namun, Maya menegaskan, pengembalian alat tak otomatis menghapus kesalahan yang dilakukan. Alat tersebut akan diperiksa menyeluruh untuk memastikan keasliannya.

“Walaupun sudah dikembalikan, sanksi tetap berjalan. Kemungkinan besar, yang bersangkutan akan dijatuhi hukuman pemberhentian dengan tidak hormat,” tegasnya.

Baca Juga :  Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB

Sebelumnya, Tri Suartini telah dicopot dari jabatan Kepala Ruangan Radiologi akibat keteledorannya tersebut. Saat ini, tim internal masih mengkaji lebih lanjut sanksi berat yang akan dijatuhkan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Sentosa, memastikan pihaknya akan segera meninjau RSUD H.M. Ryacudu. “Kami akan memeriksa keaslian alat X-Ray tersebut. Untuk sanksi, kami serahkan sepenuhnya kepada Pemkab,” ujarnya.

Desakan sanksi berat juga datang dari Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Lampung Utara. Humas GMPK, Adi Rasyid, menilai tindakan ini bukan sekadar keteledoran, melainkan sudah masuk ranah pidana.

Baca Juga :  Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik

“Peralatan rumah sakit pemerintah adalah aset negara. Penggelapan aset negara adalah tindakan kriminal,” tegasnya.

Adi Rasyid mengungkap, Tri Suartini sebelumnya mengklaim alat tersebut rusak dan tanpa SOP jelas membawanya ke Jakarta untuk diservis. Namun saat kembali, nomor seri alat tak sesuai.

“Ini alat vital, tidak bisa diperlakukan semena-mena. Kami minta proses ini dilakukan transparan dan pelaku diberi sanksi tegas,” tandasnya.

Sementara itu, Tri Suartini ketika dihubungi untuk dikonfirmasi terkait alkes tersebut tidak mengangkat telpon meski aktif dan berdering. Pesan WhatsApp juga tidak dijawab. (*)

Berita Terkait

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III
CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi
Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi
Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas
Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial
Ukir Prestasi Sebagai Camat Abung Selatan, Agus Rama Halik Bidik Kursi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Lampura Sepakati Orgen Tunggal Hanya sampai Pukul 17.00 WIB
Masker Mulai Diburu Warga Lampura Usai Hujan Abu Vulkanik
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 09:33 WIB

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:42 WIB

CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Lampura, Bunda Literasi: Bertutur Jadi Jalan Anak Mengenal Kekuatan Literasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Akademisi Soroti Selter JPTP Lampura, Ingatkan Prinsip Merit dan Asas Legalitas

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Berita Terbaru

LC TV Story

I Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:19 WIB