Rawat Ratusan Kucing Liar, Rela Tinggalkan Pekerjaan Supervisor di Bandarlampung

- Jurnalis

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susan saat memberikan makan kucing peliharaannya di rumah kucing Kemiling. Foto: Sulaiman

Susan saat memberikan makan kucing peliharaannya di rumah kucing Kemiling. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Yani Dewi Susanti (45), warga Kemiling, Bandarlampung rela meninggalkan pekerjaannya demi mengurusi ratusan kucing kampung di rumah.

Ia dulu sempat menjadi supervisor di sebuah furniture finance di Bandarlampung.

Kisah bermula pada tahun 2020, saat dia menemukan seekor anak kucing yang sedang sakit di selokan sampah. Binatang jinak itu ia pungut dan kemudian dirawat.

Namun karena itu, dia mulai hobi menampung kucing-kucing kampung liar di lingkungannya. Yang sakit pun obati hingga sembuh.

“Awalnya cuma satu, tapi lama-lama makin banyak yang ngelapor dan saya tampung di rumah,” ujar Susan –sapaannya, Sabtu (16/10/2021).

Dia mengungkapkan, seiring berjalannya waktu dirinya termotivasi untuk bisa mempunyai rumah khusus kucing liar ini hingga akhirnya terwujud.

“Total yang besar ada 80 kucing dewasa, tapi anak-anaknya sudah cukup banyak, seratusan lah kira-kira,” ujarnya.

Baca Juga :  Tujuh OPD Dipanggil, Pansus DPRD Bongkar Temuan BPK di Bandar Lampung

Susan mengatakan, untuk biaya yang dikeluarkan dalam sehari sebanyak Rp130 ribu. Itu hanya untuk makan.

“Belum biaya pengobatan apabila ada yang sakit,” tuturnya.

Semua biaya ini ia peroleh dari donasi dari anggota komunitas pecinta kucing. Kadang tidak mencukupi sehingga terkadang ia menggeluarkan dana pribadi.

“Saya berharap ada dermawan yang mau membantu dan juga sangat berterima kasih jika ada orang yang ingin mengadopsi kucing ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota komunitas pecinta kucing Lampung Noor Aliya mengatakan, awalnya Susan menampung kucing-kucing ini di rumah.

Namun karena semakin hari kian banyak, maka Susan membuat rumah tersendiri untuk kucing.

“Sudah delapan bulan rumah khusus ini ada,” jelasnya.

Noor memaparkan, untuk merawat kesehatan kucing hingga saat ini pihaknya belum ada bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  Kunker ke PLN Lampung, DPR Soroti Ketergantungan Listrik dari Sumsel

“Tapi alhamdulillah ada beberapa dokter hewan yang bersedia memberikan diskon kepada kami walaupun tidak besar,” ujarnya.

Biaya pemeriksaan seekor kucing variatif. Beda waktu check up lain pula harganya. Kisaran Rp1 hingga 3 juta rupiah.

Sementara, diskon perawatan yang didapat tidak banyak, tetapi ia bersyukur masih dapat bantuan.

“Kalau untuk perawatan, seperti kanker yang harus dioperasi kami biasanya open donasi, baik di group WA dan Instagram,” ujarnya.

Ia berharap ada donatur yang mau membantu merawat kucing malang tersebut, sehingga binatang-binatang ini dapat tumbuh dengan baik.

“Masyarakat yang ingin mendonasikan uangnya bisa menghubungi kami di Instagram dengan nama akun Komunikasi Keluarga Kucing Lampung,” jelasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa
Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat
PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah
Terima SK Manajer, Aswarodi Langsung Siapkan Pelatda Bulutangkis Menuju Porwanas 2027
Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Karang Taruna Lampung Siap Jadi Garda Mitigasi Bencana hingga Desa

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Dukung HPN dan Porwanas 2027, Rycko Menoza Optimistis Ekonomi Lampung Bergeliat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Berita Terbaru