Rektor IAIN Angkat Bicara, Mahasiswa Sebut Pimpinan Tak Paham Tuntutan

- Jurnalis

Selasa, 8 November 2022 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor IAIN Metro Siti Nurjannah, Senin (7/11/2022) malam. Foto: Adi Herlambang

Rektor IAIN Metro Siti Nurjannah, Senin (7/11/2022) malam. Foto: Adi Herlambang

LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Setelah dua belas jam melakukan aksi, akhirnya Rektor IAIN Metro, Siti Nurjannah angkat bicara.  Diketahui, aksi dilakukan pada Senin (7/11/2022) pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Siti mengaku pihaknya sudah melakukan musyawarah dan menghasilkan sejumlah kesepakatan. Namun dirinya mengaku hasil kesepakatan itu tidak diterima oleh mahasiswa.

“Malam ini kita semakin clear apa yang menjadi catatan-catatan penting yang harus kita sampaikan. Maka kemudian malam ini, kita sepakati bersama, atas kesadaran dan permakluman bersama, maka diberikan waktu kembali 1×24 jam untuk menyelesaikan ini,” beber Siti Nurjannah.

Ia mengatakan pihaknya akan mengaji lagi apa yang menjadi tuntutan. Namun ia mengaku proses sudah dilakukan terhadap diduga pelaku itu.

Baca Juga :  Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

“Artinya terkait dengan pelecehan seksual itu sudah diselesaikan dan sudah di-SK-kan oleh rektor jawabannya,” ujarnya.

Soal hukuman yang diberikan, Siti Nurjannah mengatakan oknum dosen tersebut merupakan PNS.

“Aturan dalam PNS itu ada yang ditetapkan secara berjenjang hukuman yang diberikan itu ada. Sehingga tak bisa diputuskan sepihak,” ucapnya.

Jika ke depan pelaku itu melakukan hal serupa, maka pihaknya akan melaporkan tindakan itu ke pusat.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang mahasiswa FUAD, Ridho Rama B, mengatakan bahwa rekor gagal memahami tuntutan mahasiswa.

Baca Juga :  UMKO Wisuda ke-VIII, Tiga dari 140 Lulusan Raih Predikat Wisudawan Teladan dan Segera Miliki Dua Profesor

Menurutnya hingga larut malam tidak ada kesimpulan yang jelas.

“Jika tidak diindahkan, dibarengi dengan hari itu juga, kami akan mengaji ulang. Besok kami akan melakukan aksi lagi dengan masa yang lebih banyak dan persiapan yang lebih matang,” beber Ridho.

Ia mengaku sudah mengawal kasus kekerasan seksual itu sejak bulan April 2022 lalu.

Menurut Ridho jika oknum dosen tidak diberikan efek yang jera, maka tak ada jaminan dosen itu tak melakukan hal yang sama di kemudian hari.

“Makanya yang fokus kita adalah pengawalan atau pengusutan tuntas kasus ini, supaya tidak terjadi lagi,” pungkasnya.(*)

Red

Berita Terkait

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro
Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga
Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade
Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat
Dua Remaja di Metro Dihajar OTK, Saat Istirahat Main Bola
Curi Motor untuk Judi, Oknum Satpol PP Metro Diringkus di Pos Jaga DPRD
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Rabu, 29 November 2023 - 00:57 WIB

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:11 WIB

Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga

Rabu, 20 September 2023 - 13:50 WIB

Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade

Selasa, 12 September 2023 - 17:16 WIB

Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro

Berita Terbaru