Sejumlah Guru Di-rolling, Puluhan Alumni MAN 1 Metro Demo Sekolah

- Jurnalis

Senin, 17 Januari 2022 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu peserta aksi yang menunjukan tulisan satire atas kebijakan sekolah. Foto: Istimewa

Salah satu peserta aksi yang menunjukan tulisan satire atas kebijakan sekolah. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Metro — Puluhan alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Metro mendemo sekolah ini karena rolling yang dilakukan kepala MAN, Sarjono.

Koordinator aksi, Aditya Pratama, mengatakan demo itu merupakan bentuk kekecewaan atas digantinya sejumlah tetua asrama yang diduga sepihak.

“Tuntutan pertama ialah tentang perubahan sistem baru ini. Menurut kami yang baik ialah yang lama. Itu adalah dasar anak-anak asrama mempunyai kualitas saat lulus. Sistem itu sekarang banyak dihapus,” katanya, Senin (17/1/2022).

Menurutnya, Sarjono, telah bertindak sewenang-wenang dengan merubah sistem lama yang dinilai baik menjadi kekinian.

“Inilah dasar yang membuat kami hari ini bergerak untuk menyatukan kembali ikatan alumni asrama MAN 1 Metro,” papar Adit—sapaannya.

Pihaknya juga menuntut pengembalian kepala asrama, Ustaz Rokiban, ke sekolah dengan posisi semula.

Dia menjelaskan Rokiban adalah pendiri dan penggerak sistem lama yang menurut mereka pro terhadap siswa.

Sementara, Rokiban mengaku tidak mengetahui tujuan aksi yang ternyata untuk membela dirinya.

Baca Juga :  Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Di sisi lain, ia mengaku telah menerima setiap kebijakan yang diambil kepala MAN.

Rolling itu kan biasa. Saya secara pribadi terima. Karena sebagai pegawai negeri harus mengikuti aturan sesuai dengan SK kepala MAN. Saya tidak tahu anak-anak jadi emosional seperti itu,” ujarnya.

Ia bercerita, sejak 2009 dirinya merintis asrama baru periode ini lah menyaksikan dinamika luar biasa dalam lingkungan sekolah.

Meski kini ia bersedia menduduki posisi kepala asrama kembali, namun dirinya tak dapat menjamin konflik tidak akan kembali terjadi.

“Setelah empat kali ganti kepala madrasah, yang keempat ini saya tidak bisa menjamin jika suasananya tetap seperti dulu-dulu,” ujarnya.

Dia merasa kini lingkungan sekolah memang terasa kurang harmonis dan koordinasi. Bahkan mereka yang di-rolling tidak diberi tahu.

“Saya meminta syarat padanya (Sarjono) untuk memulihkan nama baik saya dan tim saya yang di-rolling sepihak, baru saya mau jadi kepala asrama lagi,” sambung dia.

Baca Juga :  Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Terpisah, Sarjono mengatakan pihaknya telah mengakomodasi seluruh keluhan para alumni pelajar.

“Dari tuntutan mereka ingin mengembalikan kepala asrama, kita kembalikan. Tuntutan kedua mereka, seluruh ustaz dan ustazah dikembalikan, kita siap mengembalikan,” paparnya.

Soal perubahan sistem, menurut pria yang baru menjabat empat bulan ini, harus disesuaikan dengan regulasi yang berlaku sekarang.

Namun demikian, ia meyakinkan tak pernah melebihi kewenangan dalam menentukan arah kebijakan di sekolah.

“Sekolah ini adalah lembaga negara, bukan milik swasta atau perorangan. Jadi saya selaku kepala sekolah itu dari SK menteri yang bisa mengambil keputusan-keputusan, tapi saya bukan sewenang-wenang,” terangnya.

Dia berharap langkah mengembalikan posisi Rokiban dan beberapa rekannya yang sempat di-rolling adalah yang terbaik dan diterima yang bersangkutan.

“Jadi mereka siap balik lagi kalau Pak Rokiban juga balik. Syarat tidak masalah, mereka ingin dibersihkan nama baiknya,” tandasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro
Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga
Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade
Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro
Kecelakaan Tiga Kendaraan di Metro, Satu Tewas Ditempat
Dua Remaja di Metro Dihajar OTK, Saat Istirahat Main Bola
Curi Motor untuk Judi, Oknum Satpol PP Metro Diringkus di Pos Jaga DPRD
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:39 WIB

Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat

Rabu, 29 November 2023 - 00:57 WIB

Terkait Insiden Antar Mahasiswa, Ketua PWI Lamtim Temui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro

Selasa, 17 Oktober 2023 - 11:11 WIB

Warga Metro Digegerkan Pria Ingin Bunuh Diri Diduga Masalah Keluarga

Rabu, 20 September 2023 - 13:50 WIB

Dua PNS di Metro Diduga Terlibat Perselingkuhan Hampir Satu Dekade

Selasa, 12 September 2023 - 17:16 WIB

Buka Praktek Kecantikan Ilegal, Artis Dangdut Bintang Pantura 5 Ditangkap Polres Metro

Berita Terbaru