Tak Dapat Tempat, Pedagang Pasar Smep Curhat ke Eva

- Jurnalis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat mendengar keluhan pedagang Pasar Smep,

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat mendengar keluhan pedagang Pasar Smep,

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau Pasar Smep, Jl, Batu Sangkar, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, Rabu (20/10/2021).

Eva mendengar langsung keluhan-keluhan pedagang yang mengaku sudah menempati Pasar Smep sejak lama.

Pasalnya, mereka tidak mendapatkan kios untuk berdagang di gedung baru Pasar Smep. Kendala listrik dan air juga disebutkan.

Menanggapinya, Eva mengatakan pihaknya telah mendata pedagang  yang berhak menempati kios di Pasar Smep.

Dasarnya, adalah data yang dihimpun oleh Dinas Perdagangan.

“Alhamdulillah setelah diberi pemahaman dan informasi yang jelas, mereka mengerti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

Dia memastikan seluruh pedagang yang berhak akan mendapatkan kios.

“Satu kios itu untuk satu orang, tidak boleh ada dua orang pedagang,” ungkapnya.

Perihal biaya sewa, Eva menjanjikan selama tiga bulan ini gratis. Kemudian, dibayar lagi pada Januari 2022.

“Tadi sudah bilang sama kadis perdagangan, jangan mahal-mahal, kita bantu masyarakat supaya pedagang bisa menabung,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan, penempatan pedagang yang akan mengisi kios di Pasar Smep berdasarkan data.

Baca Juga :  Tanggapi Kritik Ombudsman, Pemkab Lampura Tegaskan Pengisian Jabatan Harus Sesuai Aturan

“Data itu sudah dikonfirmasi oleh Paguyuban pedagang, apakah benar sudah lama menempati lokasi atau tidak,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, secepatnya seluruh pedagang akan segera dipindahkan ke Pasar Smep.

Sementara untuk air dan listrik, Wilson mengaku sudah berkoordinasi dengan PLN. Hanya, dibutuhkan data lengkap terlebih dahulu, sebab setiap lantai berbeda kebutuhan listriknya.

“Begitu juga dengan air, sebenarnya sudah ada. Tapi karena banyak tangan jahil, ada beberapa yang rusak. Kita sudah minta OPD terkait melakukan perbaikan,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru