LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau Pasar Smep, Jl, Batu Sangkar, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, Rabu (20/10/2021).
Eva mendengar langsung keluhan-keluhan pedagang yang mengaku sudah menempati Pasar Smep sejak lama.
Pasalnya, mereka tidak mendapatkan kios untuk berdagang di gedung baru Pasar Smep. Kendala listrik dan air juga disebutkan.
Menanggapinya, Eva mengatakan pihaknya telah mendata pedagang yang berhak menempati kios di Pasar Smep.
Dasarnya, adalah data yang dihimpun oleh Dinas Perdagangan.
“Alhamdulillah setelah diberi pemahaman dan informasi yang jelas, mereka mengerti,” ungkapnya.
Dia memastikan seluruh pedagang yang berhak akan mendapatkan kios.
“Satu kios itu untuk satu orang, tidak boleh ada dua orang pedagang,” ungkapnya.
Perihal biaya sewa, Eva menjanjikan selama tiga bulan ini gratis. Kemudian, dibayar lagi pada Januari 2022.
“Tadi sudah bilang sama kadis perdagangan, jangan mahal-mahal, kita bantu masyarakat supaya pedagang bisa menabung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan, penempatan pedagang yang akan mengisi kios di Pasar Smep berdasarkan data.
“Data itu sudah dikonfirmasi oleh Paguyuban pedagang, apakah benar sudah lama menempati lokasi atau tidak,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan, secepatnya seluruh pedagang akan segera dipindahkan ke Pasar Smep.
Sementara untuk air dan listrik, Wilson mengaku sudah berkoordinasi dengan PLN. Hanya, dibutuhkan data lengkap terlebih dahulu, sebab setiap lantai berbeda kebutuhan listriknya.
“Begitu juga dengan air, sebenarnya sudah ada. Tapi karena banyak tangan jahil, ada beberapa yang rusak. Kita sudah minta OPD terkait melakukan perbaikan,” pungkasnya. (*)
Red















